Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Gadis duduk duduk bersandar di salah satu bangku taman. Semilir angin sedikit membawa ketenangan bagi Rinjani. Namun, sayangnya mimpi-mimpi yang akhir-akhir ini menghantui, kembali memenuhi otaknya. “Aku yakin ada maksud dari mimpi-mimpi itu, tapi apa?” gumam Rinjani dengan mata terpejam. “Sayang sekali aku bukan ahli tafsir mimpi.” Terdengar suara yang tidak asing, membuat Rinjani membuka matanya dengan cepat.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Aku Hamil Anak Musuhku

Aku Hamil Anak Musuhku

Nada suaranya datar. Tidak defensif. Tapi juga tidak terbuka. Dan itu membuat Randy sedikit mengernyit. Ia tidak menyukai itu. Tidak menyukai ketidakpastian. Tidak menyukai sesuatu yang berada di luar kendalinya. “Kita lagi nggak main teka-teki,” katanya. Langkahnya maju satu. Jarak di antara mereka menyempit. “Tergantung dari sudut pandang,” balas Diana.
661 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Dia menjambak rambutnya sendiri, meremasnya kuat-kuat karena frustrasi. Brata salah. Logika almarhum suaminya salah. Dalam teori probabilitas, variabel harusnya bisa diprediksi. Tapi variabel emosi manusia tidak bisa dihitung dengan rumus matematika. Gilang bukan sekadar error dalam data. Dia adalah chaos. Dia adalah entropi, kekacauan yang tidak terkendali dan menghancurkan sistem. Soraya berdiri dengan napas memburu. Dia mondar-mandir di ruang tamu seperti hewan yang terperangkap dalam sangkar.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Suami Istri

Teman Tapi Suami Istri

Sarah, saat di balkon ruang baca kembali berkata namun dengan nada yang bercanda. “Iya, sudah dihitung-hitung, sudah direncanakan dari persiapan dana, tujuan dan bahkan sudah punya angan-angan sewaktu suksesnya, tapi ...” balas Rafi menggantung. Ia pada saat itu tak yakin untuk mengucapkannya. Sebab jarang sekali ia mencurahkan keraguannya pada orang lain. Bahkan dengan Mama atau Papa, Rafi selalu menampilkan keoptimisannya, tak pernah membuka diri bahwa ia juga sebenarnya memiliki keraguan seperti kebanyakan orang.
910.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Misi Memikat Bos Wanita

Misi Memikat Bos Wanita

Namun, bagaimana dengan ponsel dan uang? Khahitna memang tidak pernah serius memperhatikan suaminya, tetapi dia tahu kebiasaan Rafael dari Albert. Beberapa bukti cukup kuat untuk itu. Misalnya, Rafael itu tipe orang yang suka membeli sesuatu yang random, misalnya mainan puzzle, balok kubus, atau karakter figur yang harganya beberapa juta per karakter. Hampir setiap minggu, setiap pulang ke rumah, Khahitna selalu menemukan karakter figur baru di ruang tamu.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Ibuku Bukan Wanita Biasa

Ibuku Bukan Wanita Biasa

Randu menyandarkan tubuhnya pada pintu, kepalanya saat ini dipenuhi dengan banyak pertanyaan. 'Mereka', kata yang paling sering disebut. Semakin Randu mendapat informasi, semakin dia tidak mengerti. Apa yang dimaksud dengan 'mereka' menjadi senjata mematikan? Apakah saat ini dirinya tengah berada dalam cerita fiksi? Mungkinkah cerita di film-film laga itu nyata? Rasanya tidak mungkin. Semua itu hanya fiksi , tapi bisa jadi terinspirasi dari kisah nyata.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Never Been Loved

Never Been Loved

"Dealova buat siapa ,Bang? lebih cantik mana sama Kak Amara?." "Pemalas, ngga punya visi hidup yang jelas, tukang rebahan, muka tembok, genit ,petakilan, tukang halu." Rafa menceritakan sifat seseorang yang tadi terlintas di pikirannya saat bermain gitar. "Serius, Bang. ?." Rafa tidak menjawab. Dia mengambil ponsel. Memperlihatkan sebuah Foto kepada adiknya.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

Seperti biasa, sikap randomnya suka muncul tiba-tiba. Aku dan Mika bahkan sudah terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan randomnya selama mengenalnya. “Gak harus ganteng untuk jadi playboy, Vin. Yang mukanya pas-pasan, kusut, item, dekil aja banyak yang suka main cewek.” “Asal kaya?” Vina menaikkan alisnya penuh tanya. Aku mengangguk. “Salah satunya itu. Selebihnya asal percaya diri dan gak tau malu aja.”
9.992.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sifat random artinya
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Hadiah Tak Terduga di Pesta Anniversary-ku

Hadiah Tak Terduga di Pesta Anniversary-ku

Ada perasaan sedikit menyesal telah mengungkapkan perasaannya, karena hubungan persahabatannya setelah itu diselipkan dengan rasa kecanggungan. “Emang benar, masih banyak wanita jauh lebih cantik dari kamu, tapi belum tentu sifatnya seperti kamu,” jawab Randy, berdiri dan bersiap ingin pulang ke rumah, “Aku harus pergi! Sudah lama aku di sini, tidak enak dengan tetangga.” Rany pergi begitu saja dan tidak seperti biasanya. “Randy!” teriak Safina—menghentikan langkah Randy.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Jelas Nai. Sekarang barulah aku percaya bahwa seni itu tidak ada batasnya. Seni, adalah sebuah karya tanpa batasan. Jika ada sebuah teori yang membatasi, itu bukankah sebuah teori yang benar. Demikian, artinya seni itu bebas, untuk mengungkapkan emosional empunya. “Safa, marilah kita mulai menjalankan misi kita. Keburu malam, kita harus segera keluar dari Kuil ini.” Kata Nai sambil berjalan menuju lantai dua.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai sifat random artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status