Godaan Mama Muda
Aku duduk kembali di sofa, napas masih terengah-engah.
"Huft... hampir aja," gumamku pelan.
Aku hampir melakukan sesuatu yang dapat melepaskan segel kejantananku.
Tapi entah kenapa, sebagian dari diriku tadi, seolah tidak ingin berhenti. Ada rangsangan yang begitu kuat mengalir dalam diriku, ketika beberapa sentuhan nakal yang diberikan oleh Bu Siska.
Khawatir jika ini terus-terusan, suatu saat nanti, aku tidak dapat mengendalikannya lagi.