SELIR HATI
tambah Sari, berusaha menenangkan.
Gita mengangguk, meski hatinya tahu rasa tenang itu sudah lama pergi. Ia memalingkan wajah, menatap bunga kenanga di vas yang mulai layu. “Sari, kalau sesuatu kelihatan biasa-biasa saja, apa selalu artinya memang biasa?”
Sari terdiam. “Maksud Nyonya?”
“Kadang orang terlalu pandai menutupi apa yang sebenarnya mereka rasakan,” bisiknya, hampir tak terdengar.
Bab Populer