Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Black Light

Black Light

Sosok hitam yang tak dapat dilihat mata telanjang itu benar-benar berhasil memanen kristal jiwa, seolah menyatu dengan asap dan udara dia memetik kristal-kristal jiwa bagaikan memetik anggur. "Huahahahahahahahhahahahahahahahahahahaha...ternyata ini sangat menyenangkan, Aku benar-benar menikmatinya" Meskipun tawanya menggema dengan keras, namun manusia biasa tak dapat mendengar ataupun melihatnya. Rue benar-benar sudah menjadi sang pencabut nyawa! HUAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHA
104.0K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as silent twins
Read
+Library
Penghangat Ranjang Tuan Sean

Penghangat Ranjang Tuan Sean

“Baiklah. Karena kau begitu teguh memegang prinsip, silahkan menyeberangi jembatan itu untuk sampai di alam baka. Aku sudah menyediakan banyak hal untukmu disana. Anggap saja kompensasi karena—” “Kau menyebut hal seperti itu sebagai kompensasi? Membosankan.” Belum sempat Astressia menyelesaikan ucapannya, Silencia muncul. Kabut ungu gelap miliknya menyebar di sekitar kaki, bagai pijakan lembut yang selalu menemani. Astressia menyambut kedatangan Silencia dengan wajah sinis. “Apakah urusan di dunia Syllibis-mu terlalu simpel, sampai membuat kau berkeliaran di wilayah dewa milikku?”
387 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as silent twins
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

“Baiklah. Kita akan lakukan ini bersama.” Malam pun tiba. Jam sudah hampir lewat tengah malam ketika suasana paviliun benar-benar sunyi. Hanya suara jangkrik dan desir angin yang terdengar. Gita mengenakan selendang hitam tipis, menutupi wajah sebagian agar tidak terlalu mudah dikenali. Sari membawa lentera kecil yang cahayanya ditutup kain agar tidak terlalu terang.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as silent twins
Read
+Library
Stiletto Si Wanita Penyihir

Stiletto Si Wanita Penyihir

Ujar Eleanor sambil mengulurkan handbag hermes tersebut. Jenny menerimanya dengan kasar. Dan kemudian melemparkan tatapan tajamnya. Perempuan itu masih mempertahankan kesombongannya di hadapan Eleanor. Sehingga Eleanor pun bergerak maju membisikkan sesuatu di telinga Jenny. “Aku bisa melakukan lebih. Bahkan melenyapkan nyawa orang pun aku tidak segan-segan untuk melakukannya. Karena seperti yang kamu katakan, aku adalah penyihir terkutuk.”
9.810.3K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as silent twins
Read
+Library
Little Secret

Little Secret

Suasana klub malam yang tadinya ramai, tiba-tiba terasa sunyi dan mencekam di sekitar meja mereka. Namun, suasana haru itu tak berlangsung lama. Pintu klub malam terbuka, menampilkan sosok Rafael yang dingin dan menakutkan. Ia berjalan mendekati meja mereka dengan langkah pasti, aura gelap mengelilinginya. Tatapan matanya yang tajam menyapu wajah Gruzeline, Fiona, Dyon, dan Madam May. Suasana klub malam yang tadinya sunyi, tiba-tiba terasa tegang dan menegangkan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as silent twins
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

“Mungkin.” Hening kembali mengisi celah di antara mereka. Tapi kali ini, itu bukan hening yang canggung. Itu adalah hening yang berbicara. Seolah ada sesuatu yang tersampaikan tanpa harus diucapkan. Dan saat akhirnya matahari benar-benar tenggelam di balik horizon, Alana tahu satu hal. Alfa bukan sekadar dingin. Ia adalah teka-teki yang bahkan dirinya sendiri belum bisa pecahkan.
978 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as silent twins
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Pinta Asha dengan suara memelas. “Duuh … Miss Gercep, kan udah dengar tadi kalo kami aja baru ketemu lagi setelah lima tahun, mana aku tahu nomer W*-nya kak Arsyl, Sha.” Terryn pun menyalakan komputernya dan Asha juga duduk di tempatnya persis di samping kubikel Terryn.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as silent twins
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Aku nggak pernah tidur nyenyak, tapi semalam aku tidur nyenyak di samping kamu. Sekarang, bisa tolong bantu aku tidur lagi.” Tolong? Tolong! Sena tidak salah dengar, bukan? Quin mengatakan kata tolong padanya? Bahkan sampai dua kali? Dengan ragu, Sena akhirnya membelai kepala Quin. Quin juga ingin dinyanyikan, tapi Sena tidak tahu harus nyanyi apa. Yang tiba-tiba keluar dari mulutnya justru lagu yang, …. “Quin Sena Sena …. Selama ada Quin …. Di mana saja, Sena …. Bagai neraka. Quin Sena Sena …. Selama ada Quin …. Di mana saja, Sena …. Bagai neraka. Quin Sena Sena—.”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as silent twins
Read
+Library
Penyihir Serigala

Penyihir Serigala

jawab Elisa berlari menjauhi Kiana. Saat Kiana sibuk dengan dua serigala, Elisa mengeluarkan sihirnya untuk membunuh Rogue yang akan menerkamnya dengan taring tajam. Namun, tepat saat di hadapan Elisa, tubuh Rogue tersebut membeku. Dia tersenyum meremehkan. Dengan cepat belatinya menusuk sang Rogue yang tak bisa bergerak karena sihir yang ia gunakan. "Matilah kau!" teriak Elisa sambil menekan belatinya sampai menusuk jantung Rogue tersebut.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as silent twins
Read
+Library
The Evil Soul's Twin

The Evil Soul's Twin

tanya Ray. "Ya, kau benar. Jadi persiapkan mentalmu. Kalau kau tak bisa melakukannya, serahkan padaku." Ucapan Rey kali ini bagaikan hipnotis tapi tentu saja setiap kali Rey meminta tubuhnya maka Ray tidak akan mau mengabulinya. Ray tersenyum mengejek, "Tidak semudah itu bodoh." desis Ray tajam. Setelah itu Ray tak lagi mendengar suara Rey di kepalanya. Tiba-tiba Ray mendadak menyesal, Ray merasa bersalah, Ray merasa kehilangan dan Ray merasakan kesepian.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as silent twins
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status