Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengadopsi Anak Setan

Mengadopsi Anak Setan

Gila. Perempuan itu lantas duduk di tepian ranjang sambil menggaruk telapak tangannya yang kembali terasa gatal. Entahlah, beberapa hari terakhir ini, bagian tubuh itu seperti ditaburi ratusan semut merah. Sangat gatal bercampur panas. Kulitnya bahkan sampai memerah dan sedikit mengelupas karena Risna terus-menerus menggaruknya. "Kenapa, Ris? Gatal lagi tangannya? Aku ambilin obat, ya?" Hasnan mendadak datang dan menghampiri Risna.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Geraman kepuasan siluman itu sontak berubah menjadi lolongan kesakitan yang memilukan. "Aghhh! S-sakit! Apa ini?! Panas! Panas sekali!" teriak siluman itu, tubuhnya mengejang hebat di belakang Wulan. Wajahnya memucat di tengah kabut yang mengental. Dua siluman lainnya membelalak. "Kakak!" seru siluman kurus, hendak mendekat. Namun, saat kakinya baru menyentuh batas kabut ungu itu, sebuah dorongan tak terlihat menghantamnya keras, melontarkannya hingga menabrak dinding daging. Ia merosot lemas, batuk-batuk.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

Pinta Asha dengan suara memelas. “Duuh … Miss Gercep, kan udah dengar tadi kalo kami aja baru ketemu lagi setelah lima tahun, mana aku tahu nomer W*-nya kak Arsyl, Sha.” Terryn pun menyalakan komputernya dan Asha juga duduk di tempatnya persis di samping kubikel Terryn.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
ADORE YOU

ADORE YOU

Ke dua lengannya akan memerah jika cuaca bertambah panas. "Jika gatal jangan digaruk. Coba pakai lotion ini. Mungkin baunya agak mint gitu, tapi itu lebih baik untuk sekarang daripada kulitmu lecet-lecet," ucap Tanto. Syl menoleh ke arah Tanto yang muncul di sampingnya secara tiba-tiba. Lalu, tatapannya menoleh ke arah botol warna pink yang diulurkan oleh Tanto. Entah mengapa, hati Syl merasa sangat hangat. Dan itu membuat Syl membalas kebaikannya itu dengan senyun tulus.
9.93.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Anak-anak berlarian di jalanan berbatu, tertawa riang. Namun, sepanjang perjalanan, Elian merasa ada yang tidak beres. Punggung tangan kirinya terasa sangat gatal. Rasa gatal itu seperti ribuan jarum kecil yang menusuk kulitnya dari dalam, membuatnya ingin mencabik-cabik kulitnya sendiri. Meski ia sudah menggaruknya hingga kulit memerah, rasa itu tidak hilang sebaliknya, semakin dalam dan menyiksa.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Jiwa Yang Tertukar

Jiwa Yang Tertukar

Ketika akan menaiki motor, Mas Abraham menjawil pundakku. "Badanku gatal semua rasanya, dikasih salep gatal saja kali, ya?" "Nanti kalau ketemu toko obat beli salicil saja." "Obat apaan itu?" "Bedak untuk gatal." "Oo," jawabnya. Aku melajukan motor ke arah toko obat di pinggir jalan. Hanya toko ini yang jual jika jalan menuju ke arah rumah Pak Konang.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan

Istri Bayangan

Tiba-tiba perutnya terasa sakit yang luar biasa. “Ya Allah, kenapa perutku sakit sekali?” Silvi meringis. Bukan mulas bukan lapar tetapi dia merasakan perih di perutnya, makin lama sakit itu semakin terasa, ia mencari obat pereda rasa sakit, satu pil ditelannya. Kemudian Silvi berusaha tidur agar tidak terasa sakit namun usahanya gagal, sakitnya malah semakin menjadi.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Si gadis kutil

Si gadis kutil

"Aku capek, Ma. Aku frustasi dan nyaris hampir gila hanya karena kutil-kutil ini." Tes. Satu tetes airmata akhirnya lolos juga, padahal sekuat tenaga sudah Oliv tahan agar tidak menangis. Tapi nyatanya sulit, kutil-kutil ini sudah terlalu menyiksa dirinya. Oliv menutup wajahnya yang menangis dengan sebelah tangannya.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Status Suamiku di Grup Facebook

Status Suamiku di Grup Facebook

Tertinggal aku dan Sisil yang berada di kamar, kini ia mulai menyunggingkan senyuman, tampaknya tubuhnya sudah mulai ada tenaga. Mbok Wati memberikan teh hangat untuk Sisil, juga dibawakan obat penurun panas untuknya. Biasanya saat Sisil demam aku buru-buru kasih obat, karena memang ia rentan kejang jika panasnya terlalu tinggi. Namun, dari tadi aku sibuk dengan urusan sendiri. "Ini nggak apa-apa kan, Mbok abis dikasih anti kejang dari dubur lalu minum obat penurun panas?" tanyaku.
19.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Hantu Vila

Hantu Vila

jawab Anton dengan gemeteran dan keringatnya mulai turun di wajahnya. “Euhhhh… sakit,” ucap Anton, sambil menahan perutnya dengan sangat kuat “Sudah Ton, kalau masih sakit jangan dipaksakan, kasian,” sahut Silvi dengan muka cemasnya sambil terus memegang tanganku dengan erat.
9.917.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai silit gatal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status