여기 silk braided와 관련된 48개의 소설이 있습니다. 일반적으로 silk braided와 같은 이야기는 Rumah Tangga, Romansa 및 Fantasi 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu 부터 시작해보세요!
Lili menganggukkan kepalanya mendengar penjelasan dari Kaira, tak lupa kedua tangannya memegang dan meraba jenis kain yang dimaksud oleh Kaira.
"Jika mendambakan sebauh gaun yang terlihat classic, bahan silk bisa menjadi pilihan yang tepat. Kain heavy silk terlihat jatuh, jenis ini berat namun halus, juga lembut akan memberikan efek anggun pada penampilan pengantin." Kaira melanjutkan penjelasannya tentang jenis-jenis kain.
Aku ikut melihat dan hanya menjadi pendengar diantara mereka berdua.
Perlahan, dia melepaskannya, membuat tali tipis itu terlepas dari bahu jenjang.
Bra itu diasingkannya ke samping, membuka rahasia di baliknya: dua bulatan kenyal, lembut, menggantung indah dengan warna puncak yang merah muda. Sungguh memikat di tengah dingin kamar.
Silas menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
Ratusan benang yang sudah mengambang bergerak mengikuti gerakan itu sekaligus, menenun satu sama lain dengan kecepatan yang tidak bisa diikuti mata biasa, membentuk jaring raksasa yang bersinar putih dingin di udara.
Ukurannya melebar sampai cukup untuk menutupi area yang ditempati Ryan dengan margin yang tidak menyisakan celah di mana pun.
Jaring itu meluncur turun.
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel
judul: Amnesti Sang Eksekutor
Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Tyo memandangi Tenri tak berkedip, wanita di hadapannya itu semakin cantik dan anggun dengan gamis dan hijab yang dikenakannya.
“Bagaimana penampilan Tenri, Mas?” tanya Tenri di hari pertamanya berhijab.
Cakra menatap Dathan meminta penilaian.
"Excellent."
"Haha, Mbak kamu cantik banget, sumpah." Cakra terang-terangan memuji, Sedangkan Dathan hanya berdehem tidak jelas.
"Tapi ini mahal 'kan?" tebak Adrina, ia tahu baju yang dikenakannya ini menurut deskripsi yang ia dengar dari pemilik salon, berbahan dasar kain silk premium. Tidak terawang dan nyaman di pakai.
"Dulu, nenek moyangku menggunakan sutra mereka untuk membuat tali busur dan rompi anti-tusuk. Bahannya putih berkilau, lebih kuat dari baja, tapi seringan bulu."
( "Database Alpha: Terkonfirmasi. Arachne Silk memiliki daya regang 5000 PSI. Tahan api hingga 1000 derajat. Sangat langka. Tingkat bahaya panen: Ekstrem," ) lapor Alpha.
Mataku berbinar.
Kuat. Tahan api. Cantik.
Sempurna.
"Siapkan mobil," kataku, berdiri dan melempar sketsa gaun bolu itu ke tempat sampah. "Kita akan pergi belanja bahan."
wanita dengan dandanan modis itu jatuh tertelungkup.
"Astaga, hotel macam ini? Kenapa lantainya membuatmu jatuh, Nona." omel Cassandra yang memeriksa lantai yang dilewati oleh wanita itu.
"Ini …." Cassandra menutup mulutnya saat melihat Nubra, sebuah bra tempel tanpa tali yang terbuat dari silikon lembut. Untuk menunjang penampilan Jennifer karena gaun pestanya tanpa lengan.
bisik Zhen sambil membantunya menyampirkan jubah itu ke bahu Elara yang masih membawa jejak kemerahan dari Vrax.
“Namun, aku harus memperingatkanmu. Sutra ini diciptakan dari serat alga dasar danau. Ia sangat setia pada kulitmu selama udara tetap kering, tetapi ia akan luruh dan hancur menjadi debu jika terkena setetes air saja.”
Elara menatap jubah itu, lalu beralih pada permukaan danau yang luas di depan mereka.
Ujung jemarinya mulai bergerak liar menjelajah pada tulang selangka lantas turun di antara dua hal yang tersembunyi di balik strapless bra berwarna hitam yang Giva kenakan.
Juan menaikkan sebelah alisnya, menatap Giva. "Kamu sebenarnya sudah merencanakan ini, kan?" tanya Juan menunjuk pada jenis bra yang Giva gunakan. Itu adalah bra tanpa tali dengan bahannya yang lebih banyak renda sehingga mengekspos kulit Giva lebih banyak.
Giva menggeleng namun tak urung tersenyum.
Sebuah senyum tipis yang penuh rahasia muncul di bibirnya.
"Kamu terlalu khawatir, Silas," ucap Morrigan tenang. "Gaun yang kuberikan padanya bukan gaun sutra biasa. Itu adalah Sutra Bulan. Kain itu ditenun dengan properti magis kuno yang mampu meredam aura panas tubuh manusia. Bagi indra penciuman serigala, gaun itu bertindak sebagai perisai."
Morrigan meletakkan tangannya di bahu Silas. "Pergilah ke kamarnya! Beritahu dia bahwa aku memerintahkannya untuk hadir dan berikan ini padanya."