Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

"Sneak peek untuk pameran 'Jejak yang Tertinggal'. Karya terbaru dari Aksara Sendja Nirmala: 'Sketsa Hujan dan Jejak Kehilangan'. Elang menatap detail sketsa itu. Sebuah kursi kosong di bandara dengan latar hujan abu-abu di baliknya. Elang merasa dadanya sakit. Goresan tangan Aksara tampak seperti visualisasi atas luka dan kehilangan yang nyata. Ia merasa bersalah karena membiarkan jarak membentanf luas di antara perasaan mereka. Elang kembali bimbang.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Paper Gray

Paper Gray

gumam Eren sembari tersenyum menatap kotak pink itu, ia berharap Aera sahabat karibnya itu menyukai hadia pemberianya. Dhexsel melirik kotak pink yang tengah dipegang Eren sekilas kemudian kembali terfokus menatap kearah jalan raya. "Kau membelikan apa untuk Aera?" tanya Dhexsel. Eren tersenyum, ia seakan tak memiliki sedikitpun rasa bersalah pada Aera. Ia kemudian menjawab "Aku membelikan sebuah brows berbentuk kupu-kupu. Setahu ku, Aera sangat menyukai kupu-kupu."
8.43.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Pawang Cinta Ternyata Jodoh

Pawang Cinta Ternyata Jodoh

“Tanpa status pacaran, melihat dia tersenyum saja sudah membuat hati lega. Meskipun rasanya justru terasa sakit, saat dia yang dipikirkan, malah memikirkan orang lain. Mungkin itulah yang sedang ku rasakan. Tapi ...” “Seketika aku miris dengan diriku sendiri.” Menimpali perkataan Zean dan menatap cowok itu dengan rasa kesal. “Tolong jauhkan tanganmu dari kepalaku, saat otakmu sedang memikirkan dia!” kewtus Serena. Dahi Zean sampai berkerut dengan perkataan Eren. Kenapa tiba-tiba dia jadi aneh. Apa dia marah akan perkataannya yang justru malah terkesan biasa.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Menantu Penguasa yang Tak Terlihat Kaya

Menantu Penguasa yang Tak Terlihat Kaya

Di seluruh penjuru ruangan mengambang aroma segar yang menyenangkan. "Ini beberapa sketsa desain yang pernah kubuat. Aku mau mengujimu dulu. Coba lihat dan ceritakan apa yang kamu tangkap dari sini." Elena duduk di depan meja kerjanya, meletakkan tumpukan dokumen sketsa di atasnya, dan menatap Ethan dengan sorot mata yang cerdas dan penuh ekspektasi. "Boleh aku lihat?" Ethan mengambil sketsa yang paling atas dan menelitinya dengan seksama.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Touch Me if You Dare

Touch Me if You Dare

tanya Glen lagi dengan ekspresi tidak percaya. "Demi Tuhan, Glen. Aku tidak bohong. Kita sudah lama hilang kontak. Aku tidak tahu di mana Jane berada.' "Lalu ... bagaimana kau menjelaskan sketsa-sketsa ini? Lihat tanggalnya, masih baru, Cher." "Iya, sketsa-sketsa itu memang masih baru. Maksud kamu apa sih, Glen? Aku tidak mengerti." "Sketsa ini dibuat oleh Jane, kan? Kau memakai jasanya untuk peluncuran rancangan terbaru, kan?"
1075.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Itu kalimat pertama yang bisa aku ucapkan sejak saat kado itu diserbu oleh mereka. Sketsa itu aku buat persis di malam hari setelah aku dan Andre jadian. Wajah tampannya yang terlihat macho hari itu terbayang-bayang di anganku, lalu aku terpikir untuk mengabadikannya dalam gambar. Inginnya aku simpan sendiri, tapi semalam aku berubah pikiran dan memasukkan sketsa itu ke dalam kotak hadiah untuk Andre. Tentunya aku sudah sempat mengambil gambarnya dengan kamera ponselku. "So sweet banget sih kamu, Rin," kata Santi yang sudah kembali ke mejanya di sebelahku. Aku mencebik malu-malu.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai sketsa anime eren
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Senyuman yang selama ini tidak pernah terlihat di wajah Ester, akhirnya kembali, meskipun kecil, namun sangat berarti bagi Erza. Erza tersenyum "sabarlah nyonya Ester. Tunggu sampai si kembar menyelesaikan sketsanya, atau kita semua tidak akan pernah menyelesaikan makan malam, karena mereka berdua belum selesai membuat sketsa" semua tertawa mendengar penjelasan Erza, kecuali si kembar yang sedang serius membuat sketsa.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Dynamite (Indonesia)

Dynamite (Indonesia)

gumam Werren kesal. Dia seperti di kejar oleh waktu dan Werren yakin sketsa itu pasti di buat oleh salah satu kolega Burke di dalam FBI. Tidak ada yang bisa membuat sketsa wajah hampir mirip dengan yang asli bahkan siluetnya hanya menampilkan separuh dari wajah Ana dan seluruh sisi video sangat gelap karena tempat itu minim cahaya. “Mereka sepertinya tidak akan menyerah sebelum berhasil menangkap Ana.” Gumam Werren dingin.
1014.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Sketsa

Sketsa

Gavin meraih buku sketsa Naya, lalu mengangkatnya tinggi-tinggi sembari mengamati lekuk wajah Gerald. "Hei, kembalikan!!" Laki-laki itu semakin mengulurkan tangannya ke atas untuk mencegah Naya merebut kembali buku sketsanya. Di lihat dari manapun sketsa ini memang mirip dengan dirinya. Hanya warna mata nya saja yang beda. "Jangan bilang selama ini kau suka padaku? Aku tidak menyangka ini.." Gavin menatap horor wajah Gerald yang ada pada buku sketsa gadis itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Godaan Panas Sang Asisten CEO

Godaan Panas Sang Asisten CEO

Namun hatinya justru semakin bergejolak. “Aku janji…” suara Eren gemetar. “Setelah ini, aku akan memastikan hidupmu aman. Tidak ada lagi yang berani menyentuhmu. Tidak ada lagi yang membuatmu ketakutan…” Shenina menatap ke arah lukisan itu lagi. Sketsa wajah dirinya saat kecil. Begitu halus dan penuh perhatian. Eren benar-benar menyimpannya selama ini.
780 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai sketsa anime eren
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status