Dekapan Hangat Tiga Pria
Hanya itu yang keluar dari mulut Sasqia setelah beberapa saat ia terdiam, berperang dengan pikirannya sendiri—antara menerima atau menolak kamera yang kini berada di tangannya.
Kaelix menatapnya lurus. Sudut bibir pria itu terangkat tipis, seolah menikmati kebingungan yang terpancar jelas dari wajah Sasqia.
“Entahlah,” ujarnya santai. “Saya hanya menebak.”
“Menebak?” Sasqia menyipitkan mata, jelas tidak percaya.
“Hm,” sahut Kaelix singkat. “Sosok sepertimu, cantik, anggun, dan … terlihat selalu tenggelam dalam pikiran, biasanya menyukai hal-hal sederhana seperti memotret langit.”
Hot Chapters