ISTRI SIRI TENTARA ALIM
"Target kita adalah kamp yang terletak 3 km dari Lembah Hitam. Tersembunyi, terjal, dan dijaga ketat. Kita masuk lewat jalur udara, lalu lanjut darat tengah malam."
Rey melihat peta, mengingat setiap titik. Wajah-wajah korban sipil yang menjadi sandera muncul di layar. Ada perempuan, bahkan anak kecil.
"Kita tidak boleh gagal," ucap Kolonel Bima. "Dan saya percaya hanya Rey yang bisa mimpin tim ini."
Rey hanya mengangguk.
Rey berdiri di depan helikopter yang akan membawanya dan tim menuju zona operasi. Semua lengkap: perlengkapan malam, senjata, dan komunikasi.