여기 sleep on the floor와 관련된 100개의 소설이 있습니다. 일반적으로 sleep on the floor와 같은 이야기는 Romansa, Fantasi 및 Rumah Tangga 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga부터 시작해보세요!
Dia berkata, “Lepaskan kakiku! Aku akan tidur di lantai sekarang.”
“Ayo tidur seperti ini. Tidak nyaman tidur di lantai. Aku sangat mengantuk.” Jackson mengangkat tangannya dari kaki Tiffany, tetapi dia tidak mendorong kaki Tiffany.
Sepertinya Jackson benar mengantuk, dan dia tidak menunjukan tanda-tanda akan melakukan hal lain. Merasa yakin, Tiffany bergeser sedikit menjauh darinya. Lagipula, dia sangat menyukai tempat tidur ini, dan dia tidak ingin tidur di lantai. Untuk alasan ini, dia memutuskan untuk setuju.
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL.
Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Dengan pernyataan itu, Zeion harus bermalam di dalam kamar yang ranjangnya sudah bolong.
Lantai yang dingin menjadi satu-satunya tempat untuknya berbaring, tapi ini tidak ada bedanya dari alam liar.
Dia bisa tertidur di mana saja, sembari menatap awan dan bintang yang begitu indah.
Hanya malam ini yang sedikit berbeda, pada dasarnya dia hanya perlu berbaring dengan normal.
Mungkinkah dia tidak ingin Erza pergi?
"Sudah larut malam dan tidak ada angkutan umum di sini, jadi aku bisa tidur di lantai tiga, dan kamu istirahat di lantai dua. Bu Siska bisa tidur di lantai satu." Nada suara Lana tenang.
Keesokan harinya saat Leon bangun, dia menyadari dirinya sedang berbaring di atas lantai.
Ponsel yang diletakkan di atas sofa tidak berhenti berdering.
Leon langsung membangkitkan tubuhnya. Saat ini, seluruh tubuhnya terasa sakit. Kepalanya juga terasa pusing.
Seingat Leon, telah terjadi hal aneh semalam. Namun, dia lupa bagaimana ceritanya dia bisa tidur di lantai. Leon mengangkat tangannya untuk menekan-nekan keningnya. Dia berjalan ke samping sofa, lalu mengangkat panggilan. “Apa?”
suka dg cerita nya bikin nangis bikin senyum thor keren.. tdk seperti novel lain yg kebanyakan cerita tentang sex melulu ngeri dan membosankan... kl ini tentang kehidupan ada perkelahian ada, ada persaudaraan dan cinta keluarga yg besar.. sukaaa .. thoor nanti bikin cerita model gini lg yaa............
Adelia
Ijin promosi novel
judul: Amnesti Sang Eksekutor
Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Seluruh lantai kamar bergetar.
Udara berguncang seperti dipukul palu raksasa.
Debu putih melayang.
Kevin berjongkok santai.
Rokoknya masih menyala di antara jari.
Ia menatap Raven yang wajahnya tertekan ke lantai retak.
“Dengar,” kata Kevin santai.
“Aku lagi numpang tidur di rumah orang.”
Nada suaranya tetap ringan.
Hampir seperti bercanda.
Buku Urban Fantasy Harem yang berbeda, yang akan membuat rasa penasaran sobat readers dengan bahasa yang ringan dan sedikit humor.
Cerita Urban dengan vibes Fantasy yang akan membuat cerita tidak membosankan.
Update weekdays : 3-5 Bab
Update weekend : 5-7 Bab
Terima kasih.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor.
Judulnya: Murid 3 Dewa
Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta.
Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris.
Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Saat sampai di kamar, dia menggelar tikar di lantai.
“Ayo, kamu tidur di atas, aku dibawah. Sore kita akan pergi ke rumah sakit.”
Amar tertegun, mana bisa dia membiarkan Azura tidur dibawah sementara dia di atas?
protes seorang pria yang tidak aku kenal sama sekali.
Aku sedang dalam posisi berbaring di atas sebuah permukaan yang cukup empuk tetapi tipis karena aku bisa merasakan kerasnya permukaan di bawahnya. Aku pasti sedang berada di lantai. Posisi ini cukup menguntungkan daripada duduk. Aku bisa berpura-pura masih pingsan dan mendengarkan percakapan mereka tanpa ada yang curiga.
“Aku nggak bisa tidur kalau nggak di atas kasur. Minim di atas alas lah. Bukan asal di lantai.”
Aku melirik spring bed Lois yang berukuran tidak terlalu besar dan kupenuhi dengan tubuhku sendiri.
“Sorry, Lois. Aku ketiduran.”
Bukannya menjawab, Lois tiba-tiba berjalan ke arahku kemudian duduk di tepi kasur empuknya yang diletakkan di atas lantai.
“Gue ngantuk banget, Ly. Full time hari ini. Kalau kamu ngantuk, tidur disini aja nggak apa-apa. Aku janji nggak bakal aneh-aneh.”
bodoh jadi liliyah..pergi lah ke luar negeri..buat hidup mapan seperti lubis..biar nggak ingat lubis selalu..kembali jakarta dgn kesuksesan..tunjukkan pada lubis dan romonya..hubungan dgn ishak lagi..tambah menjauh lubis nanti..krn lubis pasti suruh orang untuk pantau liliyah
Haniocta_
Wah, Semoga Lilyah mendapatkan kebahagiaanya ya walaupun harus nikah karena terpaksa. Dan semoga Lois mencintai dan menyayangi Lilyah.
Keren banget thor ceritanya. Semangat terus ya buat kakak authornya (^_^)
"Ibu mau nyuci lagi? Di mana, Bu?" tanya Fai.
"Belum tahu, Fai. Belum ada yang nyuruh Ibu," jawabku.
Fai mengangguk. Aku mengajaknya tidur agar dia tidak mengantuk ketika bangun sahur nanti.
Tempat tidur kami hanyalah selembar kasur lepek yang sudah usang, diletakkan di lantai karena ranjang satu-satunya yang kami punya sudah dijual untuk membeli beras dan membayar kebutuhan.
“Dulu di atas ranjang. Aku kasih guling dan bantal di sekitar mereka.”
“Dan kamu tidur di mana?”
Lara menggigit bibirnya saat menjawab Alex dengan, “ Di kasur lantai.”
Kedu bahu Alex jatuh dibuatnya. Dia menatap Lara yang lalu tersenyum.
“Kenapa? Kamu tidak percaya kalau aku tidur di lantai?”
“Percaya. Lebih dari percaya malah. Kenapa tidak beli box bayi?”