Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

Pencahayaan lembut, dinding bata ekspos yang dipadu dengan elemen kayu alami, dan tanaman hijau yang tertata rapi di setiap sudut memberikan kesan hangat dan nyaman. Kafe kopi ini bukan hanya tempat untuk menikmati secangkir kopi, tetapi juga sebuah pengalaman yang mengangkat konsep yang mereka usung: “KOPI DENGAN TUJUAN”—dari petani ke cangkir. Di balik meja kasir yang terbuat dari kayu jati, terpampang dengan jelas logo kafe yang menonjol, di bawahnya tertulis tagline yang mereka banggakan: From Farmer to Cup. Semua yang ada di ruangan ini bercerita tentang perjuangan dan cerita panjang yang menghubungkan biji kopi dari petani ke cangkir pelanggan.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Ia menatap cermin kecil di sudut ruangan dan nampak ngeri melihat penampilannya sendiri yang sudah tidak karuan. Pram tertawa meremehkan sambil berkacak pinggang, menatap Intan dengan tatapan sok tahu yang menyebalkan. "Jangan salah, Tan. Kopi itu skincare alami yang paling bagus buat kulit wajah. Kandungan kafeinnya bisa bikin kulitmu kencang dan cerah. Anggap aja itu masker organik. Besok pagi pas dibilas, wajahmu pasti langsung kinclong kayak bohlam."
1061.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

Meskipun tahu kalau keamanan coffee shop ini cukup baik, Ksatria tetap berencana menjadi orang pertama yang memakan red velvet roll cake pesanan Rinai. Khusus hari ini, Ksatria memesan kopi caffé Americano panas supaya aroma kopinya lebih menguar. Begitu mereka duduk dengan gelas masing-masing, Ksatria mendekatkan gelasnya ke hidung supaya aroma kopinya bisa tercium lebih kuat lagi. Akhirnya ia merasa lega juga saat indra penciumannya kembali normal. “Aku nggak pernah akur dengan ylang-ylang,” gerutu Ksatria sebelum menyesap perlahan kopinya.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Mencuri Calon Suami Adikku

Mencuri Calon Suami Adikku

Meski sangat heran kenapa ada orang yang sampai tidak menyukai aroma kopi, tapi preferensi adalah preferensi—tidak bisa dipaksakan. “Kalau Anda lebih menyukai kopi yang pahit, maka saya sarankan yang ini. Saya memakai kopi murni dan gulanya juga sangat terbatas. Kalau Anda lebih menyukai kopi yang manis atau yang memiliki rasa, maka saya sarankan yang ini.” Mae dengan lancar kembali mempromosikan. Terlihat kalau ia cukup pandai dalam memasarkan. Sepertinya memang cocok membuka toko di area premium.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Cincin Pemikat Jodoh

Cincin Pemikat Jodoh

Membuatkan kopi untuk kedua majikan. Tidak disangka, kopi buatan Gami terasa jauh lebih enak. Manisnya pas dan pahit kopinya tetap terasa. Ada beberapa sensasi yang bergumul di lidah, tapi tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Rasa itulah yang menjadi pembeda antara kopi buatan Gami dengan Adisti ataupun orang lain.
7.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Segala hal ingin ia jelajahi. Saat ini mereka tengah ngafe-ngafe cantik di gerai kopi paling populer berlogo putri duyung bermahkota. Ya, Starbuck* adalah gerai kopi elit yang sering didatangi para eksekutif. Wanti menggandrungi tempat ini karena ia menyukai menu kopi hitamnya. Aromanya harum dan strong. Sementara Suri suka kalau sedang ada promo-promo saja.
1082.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Broken Wings

Broken Wings

Adrian pernah berkata, ada perbedaan rasa biji kopi yang ia bawa ke kafenya dengan rasa biji kopi saat ia meminumnya di tempat asal. Pada awalnya aku meminum kopi hanya sekadar meminumnya saja, kini mulai merasa-rasakan ciri khas dari setiap biji kopi yang kuminum. Setiap biji kopi memiliki ciri khas rasa dan aroma yang berbeda. Jika dinikmati dengan santai, tanpa tergesa, akan ada rasa lain dari kopi itu selain rasa pahitnya. Dan benar kata Adrian, aroma kopi ini terasa sedikit lebih kuat di banding kopi yang kuminum di kafenya.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Moonlight Kiss

Moonlight Kiss

Sebuah plang kayu berukir tulisan ‘Rumah Kopi’ menggantung di atas pintu masuk kedai. Aroma kopi tercium cukup pekat dari depan bangunan rumah kopi tempatku berdiri. Kehangatan harum kopi bercampur karamel menenangkan pikiran sekaligus mampu meningkatkan semangatku yang sedikit layu.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

Alfa nampak antusias. "ketika ada cangkir kopi berjejer, pasti orang cenderung mengambil cangkir yang tampak paling bagus dan bersih lebih dulu tanpa peduli rasa kopinya, padahal bisa saja cangkir yang paling jelek justru racikan kopinya paling pas." "artinya?"
9.823.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai slogan kopi aesthetic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status