Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebatas Teman Tidur

Sebatas Teman Tidur

“Aku gak bisa tidur.” “Ada apa?” “Kepalaku pusing.” “Hah!” Lea menempelkan telapak tangannya. “Tidak panas.” Adrian mengambil jemari lentik Lea ke dalam bibirnya lalu ia berikan kecupan lembut di sana, membuat wajah perempuan itu tersipu. “Bukan itu yang pusing. Tapi, ini...” ujarnya yang kini membawa jemari lentik Lea pada tubuh bagian bawahnya. Sebelum kemudian teriakan Lea menggema berubah menjadi omelan yang akhir-akhir ini mewarnai hidupnya.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
DEATH

DEATH

Slime adalah monster paling lemah yang hampir ada di setiap tempat kecuali tempat yang dihuni banyak manusia. “Apa kalian sudah menyerah?” Satu hal yang terpikir dalam pikiran mereka berdua bahwa semua ini pasti ada kaitannya dengan sosok yang terus saja berbicara dengan mereka berdua. “Dalam mimpimu. Kami hanya sedang beristirahat.” “Zyu…”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Usai Keputusan Cerai

Usai Keputusan Cerai

🖤LS🖤 Lampu kamar diredupkan. Aroma lavender dari diffuser menyebar dengan wangi yang lembut. Di sisi ranjang, baby Aurora tertidur damai dalam boksnya. Tubuh mungilnya berselimut flanel motif kupu-kupu. Nafasnya tenang. Sesekali bibir mungilnya mengerucut seolah sedang bermimpi menyusu. Membuat Bre gemas melihatnya.
9.8359.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.1K kali sebagai slumber
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Alodia Erica Christy
storyline nya best, especially watak FL yg kuat, tapi saya penasaran, watak mas bre dari mana? sbb readers mula menyebut namanya di ruang comment bermula di chapters 9. spill novel nya please, kalau mas bre dari novel lain, anyway you deserve more then 5... keep it up author. reader dari Sarawak.
Hariyasdika Fajar Pratiwi
Big Thanks utk author kesayanganku mba Lis Susan. cerbung paling favorit Rahasia Tiga Hati yg ketiga tokoh utamanya bikin gagal move on terutama mas bre. akhirnya mas bre ku dikasih kehidupan kedua di cerbung ini, setelah sekian purnama cuman jadi cameo di judul2 sebelumnya wkwk. love u sekebon mb ...
Baca Semua Ulasan
Somnium: Light or Darkness

Somnium: Light or Darkness

tanyanya. Merasa tidak jelas dan kurang mengerti, Stella balik bertanya, "Tentang apa?" Abu tersenyum tipis. Pandangannya mengarah ke depan sembari berucap, "Tentang ... bahwa selain Lucid Dream, Somnium memiliki kriteria lain dalam memilih pemimpi."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Unexpected Night

Unexpected Night

Dua orang terpaut usia yang jauh tetapi satu darah berada didalam dirinya dan satu kalimat yang selalu ia ingat saat mendengar suara berat dan serak itu adalah. “Let me be your nightmare every night.” Arlene berteriak, langsung membuka mata dengan keringat memenuhi keningnya. Napasnya terengah-engah, ia bangun dan melihat ke sekeliling, saat itu juga Arlene membuang napas lega sembari memegangi dada menyadari bahwa itu hanyalah sebuah mimpi buruk. Arlene menyandarkan tubuh ke kepala ranjang, menetralkan napas karena semalam setelah ia pulang dari pameran itu, Arlene benar-benar tidak bisa tidur walaupun sudah meminum obat tidurnya hingga pukul empat pagi dan akhirnya ia pun terpejam berakhir
9.7121.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Shadow

Shadow

Jean memejamkan matanya yang sudah mulai terasa berat. Sejak pagi hingga sore hari, Jason sama sekali tak menunjukan batang hidungnya di rumah tersebut. Jean melirik Watt yang sedang tertidur di lantai. Mungkin Jean juga harus segera tidur karena semalam tadi dia sama sekali tak tidur. Jean pun memutuskan untuk tidur di lantai yang agak jauh dari posisi Watt. Saat Jean baru saja menempelkan telinga nya di lantai, tiba-tiba Jean seperti merasakan ada suara gaduh. Jean pun segera bangkit dari tidurnya untuk mencari dari mana asal kegaduhan tersebut.
9.911.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Karma

Karma

Pagi hari, mentari menyambut dengan hangatnya. Sharla terbangun dari tidurnya. Ia mengeliat melihat jam menunjukan pukul tujuh pagi. Ia duduk di atas ranjangnya kemudian melakukan peregangan ringan untuk melemaskan otot otot yang kaku. Suasana kamar Sharla sudah di renovasi semuanya mulai dari Cat hingga tata letaknya. Meskipun di kamar yang sama tapi Sharla merasa berada di kamar yang baru. Sudah hampir dua bulan lebih sejak perceraiannya dengan Vano. Akhirnya Sharla sudah bisa benar benar menerima kenyataan dan mulai membuka lembaran baru dan membuang semua kenangan yang telah berlalu.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Beyond the Light

Beyond the Light

Yang benar saja, tubuh yang seharusnya sudah mereka basmi sebelumnya itu menghilang. "Dia berhasil kabur," ucap Seth lalu menoleh ke arah Pilav. "Bagaimana ini?" Pilav mengeluarkan sebuah perangkat berwarna biru dari sakunya. Perangkat itu disebut ceodrin. Gunanya adalah untuk mengirim pesan jarak jauh. Bentuknya seperti orb dan bisa beterbangan secara invisible. Setelah energi yang tersimpan di ceodrin habis, benda itu akan langsung lenyap tanpa sisa.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Aku Tidak Tidur, Mas!

Aku Tidak Tidur, Mas!

Padahal jam di dinding menunjukkan pukul dua dini hari. Saat tengah di dapur sambil memakan sepotong roti, tiba-tiba aku mendengar ada suara langkah kaki orang mendekat. Hingga dapat kulihat sosoknya, ternyata Dani tengah membawa termos air dan botol dot di tangannya. "Kamu tidak tidur, Shania?" tanyanya, menyapaku. "Belum, Dewa baru saja tertidur barusan. Sebentar lagi baru aku akan kembali ke kamar," ucapku datar.
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

Dia bergegas mandi dan lari ke bawah secepat mungkin, tetapi di tengah tangga dia mendengar suara-suara gim video. Di sofa ada Luke, menyeringai di ponselnya dan mengumpat ke mikrofonnya. "..." Apa dia masih bermimpi? "Selina! Kamu sudah bangun!" Luke mematikan game-nya dan mengerjap padanya dengan mata anak anjing yang besar dan polos. "Sudah jam sembilan tiga puluh. Kamu dan Logan pasti kesiangan. Apa yang kalian berdua lakukan tadi malam?"
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai slumber
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status