Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Behind The Smile

Behind The Smile

Kali ini Indah tidak memberikan topeng dihadapan Sofi. Sofi yang melihatnya hanya tersenyum pasrah, "Lo hebat ya, bisa masih senyum walaupun lo banyak masalah tetep aja lo senyum. Lo cewek tangguh Ndah, gue takjub sama lo, di bandingkan gue yang sekali nya kena masalah pasti bakal berubah mood drastis," "Itu hal kecil kok," Sofi tersenyum miring sambil bangun dari duduknya, "Yu ah balik ke kelas,"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as smile ff
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Mendengar hal itu membuatku wajahku seketika memerah dan gelagapan menjawabnya, “b-bukan, bukan. Kami hanya teman.” Reaksiku justru mendatangkan gelak tawa Ren yang menjadi-jadi. Pandanganku beralih menatapnya tidak suka spontan menginjak kakinya cukup kuat hingga membuatnya berhenti tertawa. “Aduh, sakit, Carissa,” keluhnya. Aku hanya berdehem dan kembali menatap petugas kasir, “jadikan dua saja, mba.”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as smile ff
Read
+Library
MAAF

MAAF

Wanita itu tersenyum smirk, “Cari yang lain saja karena aku tidak akan meminjamkannya meski hanya kamu lihat saja.” “Ada apa ini?” Yuni membatu setelah mendengar kalimat tanya sederhana itu. Badannya terasa panas dan dingin saat bersamaan. “Ini, Yang ... anak ini masak memaksa agar aku memberikan gaun ini, padahal ini sangat spesial karena tinggal satu dan aku mau yang ini, Yang.” rengek wanita itu terdengar sangat manja.
103.5K viewsOn holdAdded to Library 108 Times as smile ff
Read
+Library
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

Farhan menyipitkan mata memperhatikan Stella. Stella menekuk wajahnya melihat Farhan yang sedang memperhatikannya, seperti ada sesuatu yang mengusik di mata Farhan, apa penampilannya tidak cocok atau apa? Pertanyaan terlintas di benak Stella. "Apa tidak cocok, Han?" tanya Stella cemberut sangat manja. "Salim ... Apa kamu masih ingin terus berdiri disana," seruh Farhan. "Hehehe iya-iya aku mengerti." Salim terseyum tidak enak sambil mendekat.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as smile ff
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Oh, iya, Assalamu'alaikum Fadli." "Wa'alaikumsalam, ada apa kamu kesini?" "Aku cuma pengen ketemu kamu aja, hehehe," jawab Yuni tanpa ada rasa malu membuat teman Fadli terkekeh geli. "Hadeuh, Yuni. Kamu tuh ya, nggak punya rasa malu sama sekali atau gimana sih? Masa kamu godain lelaki, hahaha." Yuni tampak geram dengan ucapan teman fadli tersebut. "Kamu jangan ikut campur!"
2.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as smile ff
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Jemarinya diletakkan di depan bibir, seolah-olah memberitahuku untuk sekadar memberikannya sebuah kenikmatan di sana. “Lo mau gue—” “Kissu!” Baru kali ini aku mendengarnya bicara. Dan kata yang satu ini semestinya telah kuketahui artinya. Dia benar-benar menginginkan kenikmatan meski sekadar di bibir saja. Memang bukan hal yang begitu membebankan. Hanya saja, efeknya bisa sangat luas. Aku paling tidak bisa mendapatkan kenikmatan di daerah itu. Bisa dibilang, itu salah satu fetishku.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as smile ff
Read
+Library
SUNNY

SUNNY

Aku tak memperdulikan ucapan mas Raka. "Udah balas pesannya" Tanyaku. Mas Raka mengernyitkan keningnya menatapku. "Enggak kok. Aku cuma upload foto kita di IG* aku. Gak apakan?" Sambil mas Raka menunjukkan foto kami yang telah di upload. Aku tak fokus pada foto kami, Aku fokus pada caption yang mas Raka tulis 'The Special one' boleh gak kalau aku mikir lebih? Bahwa aku bukan di anggap hanya sebagai adiknya tapi juga seorang wanita. Apa aku juga menghapus gelar Anti Romantic Man untuk mas Raka?
103.6K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as smile ff
Read
+Library
Senyuman Pandemi

Senyuman Pandemi

goda Arkana lagi. "Ah, Arkanaa," ucap Nayara malu dan tidak bisa menahan senyumnya. Arkana hanya tertawa. Ia paling tahu Nayara paling tidak bisa digoda. Dan akhirnya ia mengeluarkan salah satu jurus andalan pria. Yaitu menyebut wanita yang sedang marah bertambah cantik. Padahal sebenarnya tidak ada satupun wanita yang cantik ketika dia marah.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as smile ff
Read
+Library
Fake

Fake

bisik Shena tajam, dia menyunggingkan smirk. Cup! Shena menyatukan bibir mereka, menghisap dengan kuat tidak memperdulikan Laura yang sudah memukul badannya beberapa kali. Dia tetap melanjutkan, setelah puas barulah Shena melepaskan tautan mereka, matanya menelusuri kembali wajah Laura. Lalu perhatiannya sepenuhnya terfokus pada tahi lalat yang tercetak di sana, conclear yang selalu menutupi tanda itu kini terhapus sebagian akibat ulah Shena. Tangannya menyentuh tahi lalat itu dengan lembut.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as smile ff
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status