Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Nasi padang! Siapa yang tidak tergiur. Gaby menundukkan wajahnya di atas meja. Tak lama bel berbunyi lagi. Gaby keluar dengan malas. Tukang paket membawa satu buah buket berukuran besar. Buket bunga yang begitu banyak dan menjadi satu. Gaby melemparnya di atas meja dengan perasaan dongkol! “Apa-apan dia!” Tiga.. Gaby melempar paper bag yang berisi cokelat.
1066.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Ular Di Farji Istriku

Ular Di Farji Istriku

serunya, lalu tak lama kemudian Nik Ratmi keluar membawakan bantal bersarung merah, tampak seperti kain beludru, walau dalam keremangan terlihat sedikit mengkilap. Pak Kusno mengambil bantal yang disodorkan istrinya, kemudian meletakkan di dekatku, aroma bantal begitu menusuk, wangi parfum f*nbo menguar, khas minyak para dukun. Ratna disuruh berbaring terlentang, Menit berikutnya pria paruh baya itu mulai merapalkan sesuatu yang tak kutahu artinya.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Cinta Terbalut Benci

Cinta Terbalut Benci

"Aku baik-baik saja, Bel. Kamu di sana, bagaimana?" "Aku baik. Tapi, ...." Suara Abella melemah. Ia ingin menjelaskan sesuatu yang mungkin akan membuat Ayya sakit hati. Namun ia tidak bisa setega itu pada Ayya. Terlebih, Ayya kerap memberikan barang-barang cantik dan mahal kala belum ada kebangkrutan. "Tapi apa, Bel?" "Emm, ... Randy—" "Randy? Randy kenapa?"
102.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Girl In Love (Indonesia)

Girl In Love (Indonesia)

Dia merasa lapar sekarang tapi tidak ada tenaga buat ke kantin kampus. Untungnya, selalu ada snack di tas Selena kemanapun dia pergi. Buat berjaga kalau dia lapar seperti sekarang. Dia mengeluarkan sebungkus roti dan memakannya pelan dengan tenang. Tapi dia tetap merasa lapar bahkan setelah rotinya habis. "Elo mau?" Selena menengadah, melihat wanita cantik dengan dress biru off shoulder yang sangat pas di tubuhnya. Di tangannya ada sekotak nasi goreng yang terlihat menarik.
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

Lintang akhirnya duduk di bangku taman dan seperti kemarin ia otomatis memilih duduk di samping Lintang. Sedangkan Liana dan Leyan langsung duduk menghadapnya dengan penuh rasa penasaran. “Om bawa apa?” Lintang mengangkat sedikit kantong belanja di tangannya. “Ini?” “Iyaaa…” jawab uda anak itu kompak. Lintang akhirnya membuka plastik itu pelan. Isi snack, roti, susu kotak, dan cokelat langsung terlihat memenuhi kantong.
553 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Bantal. Clarin menjelaskan dengan tulus, “Tadi malam saya sempat telepon Nenek, tanya kira-kira hadiah seperti apa yang cocok untuk orang tua. Nenek bilang sering insomnia, susah tidur. Saya berpikir Carles sudah lumayan berusia, neneknya pasti juga khawatir dirinya belum nikah sampai-sampai susah tidur.” “Jadi, saya pun buat bantal ini. Ada rempah-rempah penenang di dalam bantal yang berguna untuk membantu insomnia.”
1065.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Tuan Muda

Istri Kesayangan Tuan Muda

tanya Aliana. Ekram mengeluarkan sesuatu dari saku jas hitamnya, yang ternyata adalah snack yang biasa dimakan para bodyguard Appa Alex, dan langsung menyerahkannya ke Aliana. Aliana langsung membuka dan memakan Snack yang terbuat dari kacang, karamel, dan nougat yang dilapisi cokelat susu itu dengan lahap. "Apa anda lapar, Nona?" tanya Damar, dan Aliana mengangguk,
8.843.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

“Eh, bentar. Aku ada hadiah kecil buat kamu. Jangan gerak ya.” Mataku menyipit curiga. "Hadiah?" Dia lari ke kamar, terdengar seperti mengacak-acak sesuatu. Detik berikutnya, dia muncul lagi sambil membawa—sebuah bantal leher berbentuk alpaka ungu. Aku menatapnya, lalu bantal itu. "Gasan." “Iya. Buat kamu. Biar kalau tidur di sini nggak pegel lehernya. Lucu kan? Lucu dong?” Dia menunduk, nyodorin si alpaka ke mukaku.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Tingkahnya membuat pelayan toko sampai menoleh dan ikut tersenyum. Embun berjalan mendekat ke rak yang menampilkan deretan makanan ringan, hingga matanya tertarik dengan produk mi pedas yang belum pernah dia coba. Embun pun mengambil beberapa. Dia masih sibuk berbelanja makanan sampai matanya melihat sebuah snack bertuliskan edisi terbatas dan tinggal satu-satunya di rak. Ia meraihnya dan sebuah tangan juga ikut meraihnya.
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 645 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku

Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku

tanyanya kemudian. “Iya. Aku beli banyak camilan. Kemarin pas pergi nggak bawa camilan, aku mual,” Azzalyn tertawa kecil. “Banyak?” tanya Bintang lagi. “Lumayan. Tapi nggak Cuma cokelat. Ada Snack yang asin-asin juga. Koma tidur ya?” tanya Azzalyn sambil melirik ke arah Koma. Ia berniat membagi camilan juga untuk cowok itu.
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status