Dikejar-kejar Brondong
Perjalanan menuju kediaman Sato siang itu, kembali harus bersabar karena beberapa titik kemacetan yang harus dilewati.
Jika pada kunjungan yang lalu, Sofie nampak tidak sabar dengan padatnya lalu lintas ibukota, kini ia teralihkan dengan buku harian Ryuji dan Rakha.
Lembar demi lembar ia membukanya, pada akhirnya ia menyerah dan bertanya kepada Abe, "Abe, kamu kan orang Jepang asli kan?"
"Iya Mbak, kenapa memangnya?"
"Aku nemu buku hariannya Ryuji and you know what? It's all in Japanese! Mana aku ngerti ini bacanya gimana?!"