Wonderstruck
Tawa rendah Reuben terdengar kemudian.
“Bapak? Ya ampun, kamu bukan mahasiswi saya lagi, Sophie. Sepertinya saya sudah capek mengingatkan soal panggilan ini,” katanya.
Sophie melirik Amara dan melihat sahabatnya sedang berusaha keras memaksakan senyum. Melihat pemandangan itu, Sophie meringis, mungkin terjebak antara geli dan iba melihat perjuangan Amara.
“Ini kan kampus, Pak. Tetap saja kami ini mahasiswi Bapak. Walau sekarang kami udah nggak ngikutin kelas Bapak lagi,” argumen Sophie.