Skandal Panas Presdir Tampan
Mereka berdua terbaring, saling memandang, senyum lelah terukir di wajah mereka, sebagai bukti bahwa mereka baru saja mencapai puncak kenikmatan bersama.
Ruang lounge villa yang luas dan nyaman, dipenuhi dengan sofa-sofa empuk berwarna krem, menjadi tempat singgah Tessa dan Shawn. Mereka duduk bersebelahan, sudah sejak tadi Shawn terus mengeluarkan kata-kata indah, pujian yang romantis untuk meluluhkan hati Tessa. Namun, usahanya seperti sia-sia, Tessa tidak terlalu menanggapi omongannya, lebih memilih fokus membaca cerita novel di ponselnya.