Istri Rasa Pembantu
Kaif menghantam perut Halik dengan pukulan yang begitu menggelegar, gema sakitnya berdengung hingga ke tulang.
"Itu pukulan atas pengkhianatanmu terhadap adikku. Kamu telah menyakitinya, menghancurkan jiwanya, dan menyisakan luka yang tak termaafkan." Suaranya berselimut amarah yang membara.
Sekali lagi, tangan Kaif meluncur keras, menghantam wajah Halik. Aura mengerikan memancar dari matanya yang memerah, "Dan ini, karena kamu sudah berani menyentuh istriku!"