Istri Untuk Suamiku
"
Satria mengangguk, kemudian melangkah ke kamar mandi setelah mengecup kening Zizah.
''Terimakasih ya Allah, Engkau sudah memberikan aku suami yang begitu bertanggung jawab, dan penuh kasih sayang. Walaupun, menjadi yang ketiga bukan keinginanku,'' lirih Zizah.
Pagi pun datang.
Zizah dan Fatma sedang menyiapkan sarapan untuk suami mereka. Dan tak lama, Satria turun dengan pakaian yang sudah rapih. Dia segera menyiapkan kopi kesukaan Satria, dan memberikannya.
''Makasih sayang." Zizah mengangguk.
Fatma yang melihat itu merasa cemburu. Dia juga ingin di tatap penuh cinta seperti Zizah. 'Kuatkan hatimu, Fatma. Walau sakit, kau harus kuat.' batinnya.
Sikat na Kabanata