LUKA TAK BERDARAH
ucap salam Aisyah sambil mengetok pintu rumah Abi dan Umiknya.
“Wa’alaikumsalam, sebentar,” balas salam seorang perempuan dari dalam rumah, sambil berjalan untuk membukakan pintu rumah.
Saat mengetahui orang yang telah ditunggu-tunggunya datang, sang pemilik rumah menyuruh mereka semua masuk dan beristirahat dahulu. Lalu setelah putrinya, menantunya, cucunya serta H. Mansur dan keluarga beristirahat di ruang keluarga, barulah umiknya Aisyah yang bernama Nyai Hj. Nurul Fatimah Az-Zahro menyuruh beberapa santriwatinya untuk membuatkan minum dan menyiapkan hidangan untuk makan siang.
Capítulos Populares