ISTRI BERCADAR YANG TERNODA
Zahira terduduk di sofa dan kembali menangis.
“Assalamualaikum, suara seorang wanita membuat Zahira segera mengusap air matanya, dan memakai cadar, lalu beranjak membuka pintu sambil menjawab salam.
“Wa alaikumsalam, ibu...” Zahira terkejut, melihat Fatima, sudah berdiri di ambang pintu, dengan senyum merekah.
“Maaf, Hira, ibu sampai di rumahmu malam-malam begini,” ucap Fatima, di tangannya menenteng tas berukuran sedang dan beberapa tas kresek, berisi buah dan sayur.