Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

"Adanya apa? Toppingnya maksud gua?" "Nggak ada topping, bang. Kalo kopi ada cream nya," sahut Mario. Ia sudah pernah menyarankan kepada Alya untuk mengikuti tren pasar tetapi Alya dengan tegas menolak. Ia hanya menyajikan makanan dan minuman kesukaannya. Terlebih lagi ia ingin mempromosikan minuman sehat yang berbahan dasar buah dan yogurt. "Ya udah, deh. Itu aja nggak papa."
1017.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

Senyumnya lumayan manis ketika ia simpulkan kepadaku. “Selamat siang, Mas. Mau pesan apa?” “Siang juga. Emm, ini..,” Aku jatuhkan kembali pandanganku pada buku menu. Jari telunjukku mengurut daftar minuman dan makanan dari atas sampai bawah. “Ini saja, kopi tubruk ada?” “Maksud Mas, kopi hitam ya? Original? Mau Robusta? Atau Arabika? Kopi Gayo Aceh? Kintamani Bali? Kopi Toraja? Flores Bajawa? Arabika Temanggung? Kopi Wamena?”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai suara kopi
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Istri Berdosa si Bos Paranoid

Istri Berdosa si Bos Paranoid

Billy menyodorkan menu pada Michael dan Irene sambil berkata, "Coba kalian lihat, mau pesan apa?" "Kopi di sini lumayan enak." Layaknya seorang pembawa acara, Lidya berkata, "Biji kopi di sini pilihan pemilik tokonya, yang paling terkenal yaitu biji kopi Kona. Sekarang, biji kopi Kona sudah makin jarang ada. Bukankah sebelumnya kamu lumayan suka minum kopi? Mau coba segelas kopi Kona, nggak?" Irene menunduk dan menjawab, "Nggak perlu, aku minum teh susu saja."
1050.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

ucapku. "Di ruang tengah ada camilan sama susu UHT, ambil saja Mbak!" balasnya. Mendengar suaranya, sudah pastikan Mbak Dita sedang berada di kamar mandi. Sudah dua puluh menit aku menunggu. Mbak Dita tak kunjung keluar, membuatku merasa ngantuk.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
KUPULANGKAN UANG SUAMIKU

KUPULANGKAN UANG SUAMIKU

KUPULANGKAN UANG SUAMIKU ** "Ratna. Buatkan aku kopi?" "Maaf, Bang. Gulanya habis." Aku berkata dengan wajah menyesal. "Habis. Gimana sih kamu! Ini baru pertengahan bulan udah habis aja. Ratna, kenapa aku kasih kamu uang banyak sama sedikit itu sama saja!" Aku hanya diam mendengar dia mengomel sepertinya akan panjang.
940.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

tanya Bang Parlin yang mendengar pembicaraan kami. "Entah lah, Bang, kita ikuti saja," kataku seraya turun ke bawah sambil bawa si Butet. Bang Parlin dan Ucok nyusul ke bawah. Di loby hotel sudah menunggu Cut Ana dan suaminya. Aku memperhatikan orang yang buat kopi sanger ini, unik juga, kopi disaring dengan saringan mirip kerucut, setelah terhidang, kopi sanger ini ternyata kopi susu, tapi rasanya lain.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.9K kali sebagai suara kopi
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Life Must Go On

Life Must Go On

tanya dika “Disuruh buat ulang kopi nya. Katanya kelihatan enggak menarik. Parah kan” kata audrey “Gue pergi dulu. Nanti di marahin boss lo lagi” kata audrey “Boss lo juga kali” sambung dika Sungguh. Jika kali ini boss nya itu masih bersikap aneh lagi. Audrey akan protes. Dia membuatkan kopi dengan satu sendok gula. Mari kita lihat apa dia akan protes kali ini.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Asapnya menari pelan di udara, membingkai dua wajah yang duduk saling berhadapan. Zayyan duduk tenang, tangannya cekatan saat menuangkan kopi hitam ke dalam cangkir Mahesa. Gerakannya halus, nyaris meditatif, seperti barista profesional yang tahu persis bagaimana memperlakukan kopi dengan respek. “Ini dari biji kopi luwak produksi kami sendiri,” ujarnya sambil tersenyum kecil. “Pak Pradana, mau coba dan lihat apakah cocok di lidah Anda?”
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
Istri Lugu Presdir Dingin

Istri Lugu Presdir Dingin

tanya Bik Sumi dari kejauhan tapi suaranya masih terdengar jelas. "Maaf, Bik. Tadi, itu kopi aku yang bikin. Tadi, kurang yakin, aku bikin ulang. Akhirnya sampe yang cangkir ke sepuluh aku baru yakin dengan rasanya yang udah pas," jawab Kiara merasa tidak enak. Dia memang terus mengulang kembali saat membuat kopi tadi, karena merasa rasanya yang kurang pas. Tanpa sadar sudah sepuluh cangkir.
9.71.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.9K kali sebagai suara kopi
Tampilkan Ulasan (268)
Baca
+Pustaka
Shila Idolanya Solihin
seru bnget baca ny,,,sampai setiap hari ingin mmbaca nya dn brharap Nia dan Dion kmbli bahagia lagi,,seperti sblm Karina hadir dn skrg kan Karina udah dicerai kan Dion jdi semoga Nia memaaf kan Dion dn kmbli bhgia dgn Dila,Zaki ,dn ank Dion yg lgi dikandung Nia skrg aamiin
Ora Weroh
ceritanya bagus. tp bab 123 dionnya yg sebagai laki" gk tegas dan gk peduli sma sekali hanya karna istri pertamanya datang malah melupakan istri ke2 bahkan dsaat dia memberi kabar kehamilannya.padahal nia yg telah mmberi kebahagiaan disaat dirinya terpuruk setelah ditinggal karina. inget karma dion
Baca Semua Ulasan
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

tanya Sagara usai membisu cukup lama di kursi CEO-nya yang nyaman dan besar. “Bi-bisa Pak. Em,,, apa bapak mau dibuatkan minuman?” “Iya. Buatkan saya kopi yang enak, yang pas dengan lidah saya.” “Kopi yang pas dengan lidah Bapak?” Anita mendengarkan permintaan Sagara dengan baik. “Memang, Bapak selera kopinya yang bagaimana? Yang sedikit gula atau banyak gula?” tanyanya. “Kalau itu kamu cari tahu sendiri. Yang penting sekarang, kamu buatkan saya kopi.”
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai suara kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status