Menjadi Pembantu Maduku
Ajak Nana.
Kubaringkan Hafiz di atas tempat tidur agar ia tidak pegal jika terlalu lama berada di pangkuan ku.
"Jalan-jalan. Kemana sayang. "
"Nana mau ice cream, pa." Rengek Nana dengan manis. "Papa pasti ingat kan, kedai icecream kesukaan Nana yang ada di depan sana, Nana mau itu … Nana mau icecream vanilla. "Tambah Nana dengan manja, aku tersenyum melihat tingkahnya, sesaat rasa sesak di dalam diri ini hilang karena kelakuannya