Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelampiasan Pria Angkuh

Pelampiasan Pria Angkuh

Ia menguap. "Maaf ya, Pak. Zeva," katanya datar. "Tapi saya ngantuk. Rafael di rumah nungguin. Dan saya nggak mau buang waktu dengerin dua cowo dewasa berantem kayak bocah TK rebutan pensil warna." Kedua pria itu terdiam. Kaget. "Jadi..." Vianca menunjuk pintu. "Permisi. Saya pulang dulu."
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Lovely BASTARD

Lovely BASTARD

Ciuman lembut itu perlahan berubah menuntut, lebih dalam dan keras hingga suara dehaman di belakang mereka menghentikan gejolak gairah yang mulai terbentuk. "Maaf, di sini tidak hanya ada orang dewasa, bisakah kalian tidak begitu menggebu?" Suara teguran itu berasal dari seorang pria setengah baya dengan wajah orientalnya khas—nampak memerah sekali pun wajah tegasnya masih terlihat jelas, dan Keenan dapat merasakan ketidakenakan darinya.
9.819.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Passionate Devil: Selir yang Terluka

Passionate Devil: Selir yang Terluka

Keadaan setengah remang akan memudahkannya terlelap. Seharusnya .... Namun, beberapa saat sayup – sayup suara berat dan dalam Hores menembus ke dinding kamar. Pria itu sedang melakukan percakapan serius, terdengar sangat marah, tetapi tidak begitu jelas.
1011.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Tiran

Selir Kesayangan Tiran

Hurra memegang lampu dan duduk di hadapan orang itu. “Apakah kamu menungguku?” Suara pria muda berpakaian ungu itu rendah dan sangat menyenangkan di malam yang tenang ini. Itu sedikit serak tapi terdengar seperti bisikan kekasih. Wajahnya dipenuhi dengan senyuman, seolah-olah dia sangat bahagia.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DIBALUT KEBENCIAN

PERNIKAHAN DIBALUT KEBENCIAN

suara pria itu semakin dalam dan semakin terdengar seperti mendesah Rina meremas kain sofa di bawahnya dan memperingatkan dirinya untuk tidak terpengaruh. “Omong kosong! Aku sudah mencicipinya kemarin dan rasanya biasa saja! Mungkin kalau aku dicumbu pria lain pun, rasanya akan tetap sama!”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

suara pria itu mulai terdengar, tajam , tapi penuh keraguan. "Kalau gue nggak yakin, gue nggak bakal nyuruh lo ngelakuin sampai sejauh ini," balas Darren, suaranya terdengar tenang tapi tegas, seperti orang yang telah membuat keputusan besar.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Dua Kakak Tiri Yang Posesif

Dua Kakak Tiri Yang Posesif

Zavian justru terlihat santai. “Pria.” “Oh.” Seketika ekspresi Naresa langsung berubah tenang. Membuat Sonia spontan menunjuknya. “Nah kan!” “Apa?” “Kalau pria langsung tenang.” “Heh.” “Kalau wanita?” Naresa langsung memalingkan wajahnya. Tidak menjawab. Yang justru membuat semua orang semakin yakin. “Sayang.” “Hm?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Suara pria itu terdengar tenang. Tidak ada ejekan. Tidak ada emosi berlebihan. Justru itu yang membuatnya terasa lebih menekan. Rania tetap diam. Tatapannya tidak berubah. Pria itu berjalan mendekat. Berhenti beberapa langkah di depannya. “Menarik,” gumamnya pelan. “Biasanya, orang lemah sepertimu sudah mulai kehilangan akal sehatnya secara perlahan.”
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Hanya Pria Tak Berguna

Hanya Pria Tak Berguna

Ketika aku baru saja bersiap untuk naik ke atas, bel pintu berbunyi. Ayah dan Ibu Vincent, Harry dan Rania, melangkah masuk dengan wajah muram. Mereka seperti tidak melihatku sama sekali, langsung bergegas naik ke lantai dua. Aku mengikuti mereka naik ke atas. Sesampainya di atas, aku melihat Vincent menarik orang tuanya sambil berkata dengan nada tulus, "Aku nggak bermaksud menyembunyikan ini dari kalian. Kadar progesteron Cindy nggak stabil di awal tahap kehamilan, aku takut terjadi sesuatu."
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Kalimat sederhana itu justru membuat suasana semakin hening. Beberapa orang langsung saling memandang dengan ekspresi tidak percaya. Seorang pria paruh baya bahkan sampai mengusap wajahnya kasar sambil menggeleng frustrasi. “Orang ini benar-benar tidak bisa diberi tahu…” “Benar,” sahut yang lain lirih. “Keras kepala sekali.”
1089.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai suara sedang pria
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status