Suamiku Tukang Tahu
Aku mendekat, untuk bertanya, kali saja sesama penjual tahu mereka saling mengenal.
"Permisi, Bang," ucapku ramah pada si penjual tahu yang baru saja melayani beberapa pembeli.
"Iya, Mbak, mau tahunya berapa bungkus?"
Aku sungkan, mengangkat tangan sembari tersenyum kecil.
"Maaf, tapi saya bukan mau beli, Bang," ucapku sembari memperhatikan sekitar, sedikit mengeraskan suara karena terlalu ribut. "Saya mau bertanya."
Hot Chapters