Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cermin Retak Masa Lalu

Cermin Retak Masa Lalu

Suamiku bertanya apakah bra tanpa kawat itu lebih nyaman? Aku hanya tertawa dan mengira akhirnya dia peka. Keesokan harinya, dengan wajah panik, asisten mengambil paket yang baru saja kuambil, sambil berkata kalau alamatnya salah. Malamnya, aku melihat postingan Susan Kumala di media sosial, dengan keterangan, "Hadiah dari pacarku, bagus nggak?" Foto itu adalah selfie di kamar hotel dengan suasana yang cukup romantis dan ada kotak lingerie cantik berhias pita di sebelahnya. Ternyata, pria itu bukan tidak mengerti romantis, melainkan apakah dia bersedia melakukannya untukmu. Aku menekan tombol suka di postingannya, lalu mengirim tangkapan layar itu ke suamiku. "Kalau beli satu set bisa diskon 20%, kamu memang nggak pandai menghemat."
12.2K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Bermain Api Dengan Nyonya

Bermain Api Dengan Nyonya

Kendi Sulistyo hanyalah seorang pelayan hotel biasa, sampai aroma Black Opium perpaduan kopi pekat dan vanila yang memabukkan—menjerat kewarasannya. Nyonya Mery, sang predator berwajah malaikat, menyeretnya ke dalam kamar 1202, bukan untuk sebuah pelayanan kamar biasa, melainkan untuk sebuah skandal berdarah yang mengubah hidupnya dalam satu malam. Saat jasad suami Mery ditemukan tak bernyawa dengan sisa racun di gelas anggur, Kendi menyadari satu hal : dia bukan kekasih, melainkan kambing hitam yang sudah dipersiapkan dengan rapi. Terjepit di antara ancaman algojo penjara dan pengkhianatan dingin Mery, Kendi terpaksa melarikan diri ke dinginnya kota Bandung demi satu rahasia yang lebih mematikan daripada pembunuhan itu sendiri—seorang "anak" yang identitasnya bisa menghancurkan dinasti keluarga Waluyo. Di bawah kabut Lembang yang mencekam, Kendi harus memilih : membalas dendam dengan peluru di tangan, atau kembali menyerah pada sentuhan sensual sang Nyonya yang ternyata menyimpan belati di balik punggungnya. Namun, saat sebuah kancing manset berdarah ditemukan di saku seragamnya, Kendi tersadar—permainan ini baru saja dimulai, dan nyawa orang tuanya adalah taruhan terakhir. Siapakah yang akan bertahan saat rahasia paling kelam terkuak di balik aroma vanila yang mematikan?
10969 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Skandal Pengawal Pribadi Istri Kelima

Skandal Pengawal Pribadi Istri Kelima

Aisyahnee
Tidak pernah terpikirkan oleh Cyuta Maharani ketika kedua orang tua angkatnya meninggal, dirinya dijual untuk menjadi istri kelima King Arthur diusianya yang masih 20 tahun. Berhadapan dengan keempat istri lain yang memiliki beragam intrik, membuka luka batin yang tersimpan hingga membuat Cyuta nekat terjun ke kolam renang sedalam 4 meter, sementara dia tidak bisa berenang. Namun siapa sangka suasana sepi di rumah ternyata menyisakan satu sosok yang menyelamatkannya, dialah Haidar, pengawal pribadi untuknya. Hubungan terlarang antara istri kelima dan pengawal pribadinya pun terjadi. Skandal tersebut mulai tercium, Cyuta pun diusir keluar dari keluarga King Arthur. Bersama Haidar, Cyuta mulai mencari tahu prahara besar dalam keluarga King Arthur. Misteri besar pun terkuak. IG Author: @aisyahnee.author Sumber foto: Shutterstock berbayar.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

Dilara Athreya Naranaya, sudah jatuh cinta pada Tadashi Yasuo, sejak Dilara masih kecil. Saat Yasuo menikah dengan Naomi, Dilara sudah remaja. Gadis itu patah hati, lalu Dilara berusaha move on dan melupakan Yasuo. Kala Yasuo dan Naomi bercerai, Dilara mulai bimbang. Hatinya terbelah antara senang dengan berita itu, sekaligus bingung, karena saat itu Dilara telah menjalin hubungan serius dengan Vasant Bahadri. Perselingkuhan Vasant dengan Edna, menjadikan Dilara tidak ragu-ragu lagi untuk memutuskan hubungan mereka. Dilara kembali akrab dengan Yasuo, hingga mereka terjebak dalam kisah cinta terlarang, yang menyebabkan suasana kian rumit. Ditambah lagi dengan gangguan dari banyak pihak, menjadikan Dilara serta Yasuo kian bingung. Mampukah keduanya menyelaraskan semua perbedaan? Apakah Dilara dan Yasuo akan terus bersama, atau justru berpisah?
101.8K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

Malam ini, aku merasakan suasana yang berbeda, Resah yang hinggap serupa ketakutan, Gelap ini menyambut seperti mantra, Menyerap rasa pada kegundahan yang aku rasakan. Di ujung malam ada suara seperti bisikan, Memanggilku yang meringkuk ketakutan, "Nadja...." Aku tetap diam, di dalam kamar yang kini terasa pengap. Udara tetiba terasa hilang, Aku semakin gemetaran. Ada yang datang! Seperti kilat yang menyambar kegelapan! Aku menjerit histeris! Menggapai apa yang bisa menggenggam ketakutanku! "Nadja, jangan takut. Ini aku yang datang menjemputmu" Kerjapan mataku seperti dihipnotis, Ketakutanku perlahan lenyap seperti bayangan yang ditelan gelap. Rupanya dia, di sana berdiri membelakangi rembulan. Dengan jubah hitamnya yang berkibar angkuh! Satu sosok yang memberiku kehidupan yang berbeda. Yang menenggelamkan aku dalam asmara yang terlarang. Cinta yang seharusnya kubuang. Namun, nyatanya tetap kupertahankan.
1038.0K viewsCompletedAdded to Library 760 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Baekhyun_G
Feng Ru Ai tidak tahu, mengapa ia merasa sedih ketika membaca sebuah buku sejarah dinasti Ming yang berada di Museum Nasional ibukota China.Feng Ru Ai tidak tahu mengapa ia merasa begitu merindukan suasana di dalam buku sejarah itu, ia juga tak tahu mengapa ia tiba-tiba menangis tersedu-sedu saat membaca sebuah nama yang tak asing baginya.Hingga Feng Ru Ai tak menyadari, air matanya yang tak sengaja jatuh di atas permukaan kertas lusuh buku sejarah dinasti Ming yang ada di museum bersinar terang dan seketika Feng Ru Ai menghilang.Ke mana hilangnya Feng Ru Ai?Apakah ia kembali ke masa lalu di mana dinasti Ming masih berjaya dimasanya?Jika memang ia, lantas bagaimana Feng Ru Ai kembali pulang?Dapatkah ia menemukan jalan pulang, atau akan terjebak disana selamanya?
911.8K viewsOngoingAdded to Library 318 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Cinta yang Sinta yang telah tumbuh untuk Mas Rendra selama ini, akhirnya dia lampiaskan pada malam bersama Mas Rendra. Dia memadu kasih dengan suami temannya itu. Malam itu sebenarnya dingin, karna hujan mengguyur dengan derasnya, AC di ruangan hotelpun menyala di suhu paling dingin. Namun antara Sinta dan Mas Rendra sedang menikmati suasana panas, yang mereka tahan-tahan jadi membuncah di malam panas itu. Tari masih belum bisa tidur walau waktu telah menunjukkan pukul 11 malam, dia khawatikan suaminya yang belum pulang, sedangkan orang yang sedang dikhawatirkan sedang menikmati malam yang indah bersama sahabatnya. Cumbuan.. desahan.. memenuhi kamar hotel mewah itu, seperti dua kekasih yang lama tak jumpa, nafsu mereka begitu membara. ---------------------------------------------- Bagaimana nasib pernikahan Tari dan Mas Rendra? Dan apakah Tari akan tetap bersahabat dengan Sinta setelah apa yang Sinta lakukan bersama Suaminya?
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 391 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Alira yang duduk di depan panggung mulai bingung. "Hah? Gila, apalagi nih, Tio?" Tio menoleh ke Alira dan tersenyum penuh arti. "Lo pikir cuma lo doang yang bisa bikin kejutan, Lan?" Alira cuma bisa ngangkat bahu, dan Tio pun mulai nge-set musik. Kejutan pertama udah bikin semua orang terharu, tapi kejutan kedua ini bakal bikin semua orang ngakak. Lagu dangdut mulai terdengar, dengan irama yang cukup kencang. "Eh, gimana kalau kali ini kita sedikit ganti suasana? Kita, band indie, bakal nyanyi dangdut bareng-bareng!" kata Tio, dan nggak lama, lagu dangdut pun mengalun di speaker besar, Penonton yang awalnya bingung, langsung heboh dan ketawa-ketawa. Tio mulai nyanyi dengan penuh semangat, dan seisi sekolah mulai ikut terkejut. Alira yang awalnya nggak ngerti, mulai tertawa terbahak-bahak. Tio mulai menunjukkan aksi kocaknya.
546 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu

Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu

Keributan pecah di rumah sakit. Keluarga pasien mengamuk, pisau terhunus dan diayunkan membabi buta. Refleks, aku mendorong suamiku, Elvano Wiratama, agar selamat. Namun, bukannya menghindar, dia justru menarik tanganku, menjadikanku tameng hidup demi melindungi adik juniornya. Pisau itu menembus perutku. Dan seketika… bayi kecilku yang baru saja terbentuk, hilang untuk selamanya. Saat para rekan dokter histeris berusaha membawaku ke ICU, suamiku malah menarik tubuhku jatuh dari brankar. Wajahnya dingin tanpa rasa iba. “Selamatkan dulu juniorku!” bentaknya bengis. “Kalau dia sampai celaka, kalian semua…akan kupecat!” Suasana membeku. Semua mata terbelalak, kaget sekaligus marah. “Elvano, kamu sudah gila! Lihat dia… dia cuma lecet sedikit, sementara istrimu… dia sekarat!” Aku menahan darah yang terus mengalir dari perutku. Aku mengangguk pasrah. “Nggak apa-apa… lakukan saja… begitu,” ucapku lirih, nafasku berat. Elvano, setelah utang ini terbayar, aku tak lagi berutang apa pun padamu.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as suasana mencekam
Read
+Library
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
4.9K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as suasana mencekam
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status