Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Comeback

Comeback

Terlebih orang yang menyebabkan dia seperti ini adalah orang yang sama berdiri di hadapannya dengan tatapan intens dan senyum menyeringai terlukis di bibir. Kepala Anya terasa berputar, semuanya terasa samar di matanya. Hingga kegelapan menerpa dan teriakan kepanikan dari Gifa yang dia dengar terakhir sebelum jatuh pingsan. Pria itu, penyebab kesakitannya hingga saat ini. Sean, telah kembali. TBC Kalbar, 19 September 2021
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Tereliminasi. "Gue buat jaminan."
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Mereka segera memulai perawatan darurat. Aku menatap cahaya menyilaukan lampu bedah di atas kepala. Bahkan dengan bius, tubuhku yang diracuni bisa merasakan setiap rasa sakit yang menusuk dan merobek. Setelah apa yang terasa begitu lama, para dokter tiba-tiba berhenti bergerak. "Kami sangat menyesal, Nona Alana. Keracunan terlalu parah. Anakmu tidak tertolong."
56.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Timbul ide brilian untuk melarikan diri dari sini. ***** ***** *****
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
COMEBACK

COMEBACK

Aku yakin jika Vanda mendengar hal ini, dia pasti akan sangat marah. “Lebih baik kamu jangan banyak bermimpi, mimpi terlalu tinggi hanya akan membuatmu terjatuh dan kesakitan. Kamu itu pantasnya tidur di kubangan air itu, paham?” kata Alex kemudian mendorongku ke kubangan air itu. Sial, bahkan di saat aku belum siap untuk melawan. Alhasil aku jatuh terduduk di kubangan air kotor. Benar-benar sial.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

Gadis tujuh belas tahun itu abnormal. ***
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
Slave

Slave

Berulang kali mulut Ayesha mengucapkan kata tidak dan kepalanya yang terus menggeleng sebagai isyarat jika ia tidak mau. "H-hasan ku mohon berhenti!" teriak Ayesha tanpa menoleh ke belakang dan .... BRUKKK. Ayesha terjatuh saat langkah kakinya yang mundur ke belakang tak seimbang menabrak sebuah batu kecil. "Awhh!" ringis Ayesha merasakan sakit pada kakinya. Hasan yang melihat itu pun terlihat sangat panik dan buru-buru menghampiri Ayesha yang terus meringis.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Wajahnya lebih dulu terhantam tinjuan amat keras, dan serangan beruntun lainnya—yang Arsen lakukan. Arsen benar-benar membabi buta, mudah sekali menghindar dan melakukan perlawanan. Membanting keras, kemudian mematahkan tulangnya, dan refleks berguling dan melancarkan tendangan keras tepat di tulang kering. Hingga membuat si korban dadakan Arsen ambruk dan meringis sembari memegangi kakinya—tendangan Arsen tidak main-main. Kemudian bersalto dan kakinya berhasil mengenai kepala korban dan belum usai! Arsen langsung melakukan serangan beruntun tepat bagian uluh hati hingga si korban batuk berdarah dan ambruk.
106.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
Tersesat

Tersesat

Kamituwo sedang berusaha menyelamatkan nyawa Safawi. ________ Tubuh Zimat sudah tampak kelelahan dan kehabisan tenaga. Namun ia menguatkan hati dan terus membaca mantra. Hingga malam menjelang pagi. Sekuat apa pun ia bertahan, nyatanya tenaganya memang telah terkuras. Zimat ambruk. Bersamaan dengan itu, Kamituwo juga terkulai. Bayangan-banyangan yang merangsek menyerang ular-ular perlahan menghilang, tak berbekas.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai succumb
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status