Penyamaran CEO Tanaka
“Dan mungkin… dunia yang benar-benar penting kini sudah mulai menjauh dariku.”
“Setiap penyamaran memiliki batas. Dan ketika kebenaran akhirnya keluar lewat bibir orang lain, bukan lewat kejujuran kita sendiri — itu bukan sekadar kebohongan, tapi pengkhianatan terhadap hati yang mempercayai kita.”
Hari itu, untuk pertama kalinya sejak turun ke lapangan, Adrian Tanaka benar-benar merasa kalah — bukan oleh pesaing bisnis, tapi oleh kejujuran yang datang terlambat.