Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Watak Asli Keluargaku ketika Aku Sakit

Watak Asli Keluargaku ketika Aku Sakit

Sesekali dia melirik, namun selebihnya berpandangan ke depan mengingat jalanan sore ini sedikit macet dan Ibas harus tetap mengemudi dengan aman. "Apa harus aku jawab sekarang, ya?" Ibas terkekeh sambil menyentuh ujung jilbabku. "Kalau nggak sekarang, kapan lagi? Masa' aku harus menunggu sampai 2 atau 3 tahun lagi. Bisa keburu putih rambutku," ujarnya setengah bercanda. "Kita cari tempat yang enak buat ngobrol," kata Ibas lagi.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as iya sebentar
Read
+Library
Menjadi Istri Rahasia CEO Penyayang

Menjadi Istri Rahasia CEO Penyayang

Ada jeda sejenak sebelum ia berbisik, “Aku takut… semua ini cuma sementara.” Abyan menggeleng, mendekat sedikit hingga Nisa bisa merasakan hangat napasnya. “Kalau aku sudah memutuskan, nggak ada kata sementara. Yang ada cuma selamanya.” Wajah Nisa makin merah, hatinya berdebar hebat. Ia mencoba menutupi rasa malunya dengan cepat-cepat berjalan ke arah rak bumbu, pura-pura mencari sesuatu. Tapi senyum tipis tak bisa ia sembunyikan.
852 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as iya sebentar
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

"Iya, iya siap kapten!" Shabiru menghela napas berat lalu memeluk Sepia lagi. "Sebentar lagi, Bun. Keretanya juga masih lama." Sepia menghela napas sambil tersenyum kecil. "Tapi sebentar lagi keretanya datang, nanti malah ketinggalan kereta jadinya."
104.7K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as iya sebentar
Read
+Library
Rahasia Istri Yang Disakiti

Rahasia Istri Yang Disakiti

“Baik.” Seeyana menatapnya lurus. “Pertama. Aku tetap tinggal terpisah untuk sementara. Bukan hukuman—ini ruang.” Ravent mengangguk. “Berapa lama?” “Selama yang aku butuhkan,” jawab Seeyana. “Dan itu tidak bisa kamu tawar.” Ravent menerima kalimat itu tanpa membantah. “Kedua?”
3.6K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as iya sebentar
Read
+Library
Gairah Suami Pengganti

Gairah Suami Pengganti

“Kau kuberikan libur tiga hari, Ed. Terserah mau kau pakai untuk menonton film anime kesukaanmu seharian, atau membaca novel atau pergi ke toko roti.” Manik mata Edward membulat saat mendengar kata terakhir Sebastian. Ia sangat mengerti apa arti dari kalimat itu. “Aku akan menunggumu di ruanganku dua puluh menit lagi. Dan ingat, ganti kemejamu. Seleramu sangat buruk akhir-akhir ini.” --------------------------------
9.823.1K viewsCompletedAdded to Library 876 Times as iya sebentar
Read
+Library
Another day

Another day

"Ah aku hanya jalan-jalan sebentar saja." "Alea kau datang? Dari mana saja kau seharian ini? Bukankah sidang berakhir hanya dalam beberapa jam?" tanya Seila yang tidak sadar bahwa ada Arga bersama Alea. "Hah?" Alea merasa kaget sambil melirik Arga yang berekspresi sama kaget juga. "Ahh AA..aku hanya jalan-jalan karna merasa sesak saja," jawab Alea dengan gugup.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as iya sebentar
Read
+Library
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pertanyaan yang menyakitkan jika dijawab. “Ebra sekarang punya rumah baru, dia nggak bisa ke sini. Jadi, kita bisa ke sana. Makanya kamu cepet sembuh! Nanti kita main di tempat rumah Ebra.” Sesil tersenyum sambil menahan tangis. “Oh, gitu.” Yasmine merasa aneh. Sesil berdiri lalu berjalan keluar berpura-pura mengangkat telepon. Dimas mengikuti ke mana Sesil pergi.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 247 Times as iya sebentar
Read
+Library
Seadanya

Seadanya

Ini karena udah mau sepi dan tutup tinggal nunggu penggunjung terakhir selesai, dan beres - beres, kemungkinan satu jam lagi erika baru pulang][Hati - hati ya, langsung pulang][iya buk 😘] Bersambung Ada yang udah lama kepikiran siapa riski??
102.6K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as iya sebentar
Read
+Library
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

Wajahnya tak lagi dihiasi senyum santai seperti biasanya. Mas Sebastian menghentikan langkah. "Iya?" "Ada waktu bentar?" Mas Sebastian menatapnya sekilas. "Ada apa?" "Ngobrol sebentar." Jawabannya singkat.. Mas Sebastian mengangguk tipis. "Oke." Keduanya berbalik dan kembali memasuki ruang kerja. Ceklek. Pintu tertutup rapat. Aku menggigit bibir pelan. Ngomongin apa, ya?
763 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as iya sebentar
Read
+Library
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Ia tersenyum membentuk sabit di bibir juga di matanya yang tergolong bulat. “Aku jadi ingin cepat-cepat pindah kemari,” seloroh Seya. Seperti saran Yenan, aku tidak menggubrisnya. Kuanggap angin lalu dan Seya berakhir hanya memandangku dengan tatapan yang cerah seolah ada matahari di matanya.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as iya sebentar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status