NODA CINTA
tambah seorang ibu yang sedang menyuapi anak kecil.
Nita hanya melirik sesekali, dia sudah gerah sekali dengan gunjingan para warga. Padahal Gendis yang dibicarakan, tapi Nita ikut nggak terima. Karena yang dibicarakan mereka itu berlebihan. Bahkan setahu Nita, Gendis itu nggak punya pacar dan memang pendiam. Jika kerja tak banyak bicara, jika lagi istirahat ramai-ramai, Gendis paling anteng.
“Ini Neng, seblaknya sudah jadi,” ucap Bapak pemilik warung, sambil menyodorkan pesanan Nita.