Temen Tapi Demen
Akan tetapi, Shasa masih saja kesal.
"Kalau pulang jangan malam terus dong? Kan, aku jadi bosan," jawabnya.
"Ya, kan, udah tau sendiri kalau bantuin Bapak selalu begini. Ya udah, sebagai permintaan maaf, besok kita ke rumah kamu. Tapi sore ya? Sekalian liat sunset. Mau kan?" bujuk Soni.
Mendengar sunset, Shasa sedikit tergoda. Sudah lama ia tak pernah melihatnya. Terakhir dulu pas naik sepeda sama Soni. Setelah itu sudah tidak pernah lagi.
Hot Chapters