Suamiku Jadul
Bang Parta ajak kami berhenti, dia ingin melihat pria itu, punya keterbatasan tapi tetap giat bekerja.
“Kalian dari mana ya?” tanya pria itu ketika kami mengikutinya ke ladangnya.
“Dari sana, Pak,” jawabku.
“Kami mau makan jagung bakar,” kata kak Sofie kemudian.
“Oh, boleh, boleh, ambil saja, Bu, kalau hanya untuk dimakan tidak usah bayar,” kata pria itu.
Akhirnya kami punya acara dadakan, yaitu bakar jagung sambil menyelidiki pria ini. Bang Parlin menyalakan api, Ucok dan Butet petik jagung dari batangnya langsung.