Cinta di Kursi Roda
"Raka, di saat kau membaca surat ini, mungkin kita sudah berada di jarak yang memisahkan. Aku tak pernah berpikir akan tiba di momen di mana aku harus melepaskanmu untuk sementara. Namun, jika ini adalah jalan untukmu menemukan dirimu sendiri, aku akan mendukungmu, seberapa pun sulitnya untukku. Aku ingin kau tahu bahwa aku selalu percaya, cinta kita akan tetap bertahan, meski waktu dan jarak menjadi penghalang."
Air matanya menetes perlahan saat ia menulis, namun ia membiarkan setiap perasaannya tumpah, menuliskan kata-kata yang mungkin tak pernah ia sampaikan secara langsung. Baginya, surat ini adalah caranya untuk mengucapkan selamat tinggal tanpa harus mengatakan kata-kata perpisahan. Se
Hot Chapters