Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Lalu membuka surat dari ayahnya yang belum pernah ia baca. --- Surat Ayah: > “Untuk Nara, Maaf karena hidupku tidak selalu menjadi teladan. Aku tahu aku membuat banyak keputusan buruk. Tapi aku tidak pernah menyesal satu hal pun tentang menjadi ayahmu.” > “Kau keras kepala, seperti ibumu. Tapi juga punya hati yang penuh—bahkan saat dunia menyuruhmu menutupnya.” > “Kalau suatu hari nanti kau merasa gagal, ingatlah:
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
MAIN HATI

MAIN HATI

Apa pesan singkatku tidak sampai pada ibu? “Lila. Sudah makan malam, Sayang?” Ibu menghampiriku. Tidak mengamatiku. Hanya tersenyum. Senyum penyambutan. Ayahku, hanya melirik sekilas padaku. Dia mungkin marah. “Ponselmu mati? Terjadi sesuatu?” Itu kecemasan ayah. Hanya saja, nadanya tetap datar. Berarti benar. Pesanku kemungkinan tidak terkirim.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Di atasnya tertulis dengan tinta biru: > “Dari Ayah - Dunia Sebelah” --- Isi surat itu ringkas tapi padat emosi: > “Toyo, anakku. Dunia kita tak lagi seperti dulu. Kami butuhmu di sini. Suaramu... bisa menyelamatkan rasa yang mulai hilang. Tapi aku tahu kamu sudah menemukan rumah baru. Jika kamu kembali, dunia akan berubah. Jika kamu tinggal, dunia kami bisa pudar.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Jari telunjuk ayah menyentuh bibirku yang basah, lalu menjilatnya dengan ujung lidahnya. Pemandangan erotis itu membuat tubuhku gemetar hebat. "Jawab Ayah, Sayang." Dia membelai daun telingaku, mata sipitnya yang indah berbinar sambil tersenyum. "Katakan saja yang sebenarnya."
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Everything Happens For A Reason

Everything Happens For A Reason

Didekapnya tubuhku dengan erat sambil mengusap lembut kepalaku dan berkata, "tak apa, menangislah,Syd …, everything happens for a reason and everything is going to be okay soon. I promise." Sesaat sebelum tanah menutupi peti ayah, aku melemparkan secarik surat ke dalamnya. Memang sesuatu yang klise, tapi biarlah hanya aku dan Tuhan yang tahu isi surat tersebut. Seandainya waktu bisa kuputar kembali, aku tidak menginginkan yang lain. Aku hanya ingin menarik semua rasa benci yang pernah ku rasakan selama ini. Aku sayang ayah lebih dari apapun. Ayah adalah ayah yang paling terbaik di dunia ini. *****
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Dia menatap wajah Malika lekat. “Papa tidak sanggup hidup tanpa cinta yang Papa percayai. Maafkan Papa, Nak. Papa tidak bisa menemani dan melihat tumbuh kembangmu. Semoga kamu dijauhkan dari perempuan seperti Ibumu. Semoga seseorang merawatmu dengan tulus. Papa sayang kamu. Balaskan dendam Papa pada pria yang merebut Ibumu dari Papa juga kamu. Balaskan juga dendam Papa pada Ibumu, karena Papa tidak tega menyakitinya, karena Papa sangat mencintainya.” “Itu kata Ayahku.” Bebernya mengingat betul isi dalam surat yang diberikan ayahnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Musuh

Dalam Dekapan Musuh

Dia kemudian lanjut membaca. 'Kau tumbuh dengan kasih sayang yang kurang dari ayah, juga ibumu yang meninggal saat melahirkanmu. Ayah membesarkanmu dengan buruk dan tidak pantas, maaf Keira, ayah sungguh meminta maaf' 'Surat ini ayah tulis sebagai surat terakhir andai kata kita tidak bisa kembali pada kehidupan dulu lagi. Ayah hanya ingin mengatakan bahwa kau adalah putriku kebanggaan ayah, pewaris tunggal Hale yang terhormat'
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder

Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder

"Mas Rafa bilang baru kali ini dia benar-benar bahagia. Mbak tahu artinya, kan? Jangan salahkan kalau dia lebih mencintaku. Oh, ya, Mas Rafa juga bilang aku lebih bisa memu4skannya." Aku merem4s ponsel dengan rahang mengatup. Darahku mendidih, seolah-olah ada magma yang siap meledak di dalam dada. Jariku bergerak hendak membalas pesan menjijikkan dari Laila, tetapi satu pesan masuk dari Ayah membuatku urung mengetik. "Nak, seharian ini Ayah kepikiran kamu terus. Jangan terlalu larut dengan keadaan. Keluarlah, pergilah bersama teman-temanmu."
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Ayah Keponakanku

Cinta Untuk Ayah Keponakanku

Sembari menguatkan hatinya, pria itu mengelus-elus rambut putranya. “Papa sudah pulang sekarang, Joy. Papa…Papa minta maaf sudah terlalu lama pergi meninggalkanmu. Papa…Papa bekerja mencari uang di tempat yang…ehm…jauh. Sekarang Papa sudah kembali dan nggak akan pergi-pergi lagi….”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Tiga jam berlalu…. Aku terus mengirim pesan padanya. Seperti biasa, aku tak mendapat balasan. Sepertinya Joel menyadarinya. Dia pun menatapku dengan tatapan penuh kehati-hatian. “Ibu, ayah sangat sibuk, ya?” Dadaku terasa sakit. Ingin menjelaskan, tapi tak ada satu pun kata pembelaan yang bisa keluar. Akhirnya, hanya berubah menjadi, “Nggak apa-apa, ibu akan selalu menemanimu.”
55.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai surat untuk ayah singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status