Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

kata Rena tersenyum " Iya sama-sama nak" kata Bu sarSa " Ini dia orangnya mbak" kata Irene yang menarik tangan seorang perempuan yang lebih mudah dari Rena dan Irene " Terimakasih ya, oh ia kenalkan saya Reba dari Jakarta" kata Rena tersenyum " Saya Sisil mbak model di kampung sini" kata Sisil yang mendapatkan pujian dari Irene " Model, penampilan saja kayak badut gitu" kata Irene yang gemes dengan tingkah laku sepupunya itu
9.580.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

"Lucu dari mana sih, Sen? Aku aja gondok sama Bu Siska." "Lagian aneh banget sih, siapa tadi namanya, Siska? Mana mungkin kamu suka sama tua bangka macam Pak Gandhi itu. Jelas-jelas suamimu ini lebih tampan dari dia" ungkap Sena terkesan narsis. "Ya mungkin Bu Siska ngiranya aku matre kali makannya dikira deketin suaminya." "Mana mungkin istriku yang manis ini seperti itu." Sena menaik turunkan alisnya menggoda Adinda.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
Masih Gadis Menyusui

Masih Gadis Menyusui

Bersambung Duduh, napa tuh si Sabil? Next bentar lagi masuk part2 bucin, dah siap baper belum? 😘 Lima komentator pertama langsung list di grup ya buat klaim koin. Ini yang udah list hari ini : 10 komentar pertama di Gadis Menyusui, list : 1.novelawanty 2.siti_maysaroh93 3.nietha_03 4. Zenalmuttakin 5.ika feritasari 6. indahindahindah
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Dia tersenyum dan mendekat dan sepertinya dia masih mengenaliku. “Mbak Humaira, ya? Wah sedang apa di sini? Apa mau melamar kerja di sini gantiin Susi?” Dia menatapku dan memandang dari atas ke bawah. “Susi siapa, Mbak?” Aku tak paham dan menautkan alis. “Itu ART bagian masak. Kebetulan kemarin dia keluar kerja karena mau nikah. Wah seneng kalau Mbak Humaira yang gantiin, saya ada temennya.” Mbak Tini tampak sumringah.
1093.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
SUAMI TAK TERSENTUH

SUAMI TAK TERSENTUH

tanya Fani menyebut salah satu istri pejabat yang membeli Kenriki di luar negeri waktu itu. "Emang kenapa?" tanya Ari sedikit malas karena ia tidak suka berinteraksi dengan Fani meskipun Fani adalah mantannya. "Aku melihat video tentang Sofia yang membeli seorang pria, apakah itu benar? Sofia bukan berasal dari keluarga sembarangan, apa benar dia membeli pria karena dia jablai?" "Kenapa lu jadi heboh gitu, sih? Mau beli pria atau ngutang pria apa hubungannya sama lu?"
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai susi seniwati
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Muji Firmansyah
aku setuju dengan Laura, bnyk pasangan punya anak tapi karena egois dan tidak saling menghargai pasangan justru pernikahannya tidak bahagia, jadi tidak punya anak bukan patokan tidak bahagia, Allah tahu yg terbaik untuk hambanya, keren ini buku.
Moreno Marcelino
Senpai Himura itu memang penulis yang bisa menjadi contoh baik untuk pembacanya, bukan cuma bisa menulis bijak tapi bisa jadi contoh, buktinya dia tidak pernah bermusuhan dengan mantannya, aku setuju dengan Kenriki dan Laura memotivasi memang, baper aku baca ini buku, sweetnya tidak murahan, real!
Baca Semua Ulasan
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata gadis yang mengaku sebagai Dewi Suci Geni. "Oh..Iya, aku lupa memperkenalkan diri. Namaku Bara Sena, Putra Patih Bima Sena..." kata Bara sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya. Suci dan Umbara saling tatap mata. Dewi Utari yang semula diam saja mendengarkan Suci berceloteh, akhirnya ikut angkatg bicara setelah mendengar bahwa Bara adalah anak dari Patih Bima Sena.
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
KALA TANTE JANDA BERTEMU DUDA MUDA

KALA TANTE JANDA BERTEMU DUDA MUDA

Namun, sebagai seorang desainer yang berdiri di panggung Paris Fashion Week, menerima tepuk tangan dari orang-orang yang mengakui dirinya. Dari barisan VIP, seorang wanita berusia 50-an dengan setelan Chanel mengangkat alisnya. Ia adalah Madame Giselle, kritikus mode terkenal yang sebelumnya terang-terangan menyebut Senja sebagai ‘one-hit wonder.’ "Menarik," gumamnya sambil menyilangkan tangan, tanpa berkedip menatap ke arah Senja. "Wanita ini lebih kuat daripada yang kukira."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

"Bagus. Di zaman sekarang, kebenaran itu kalah sama viralitas. Biarkan dia sibuk membalas komentar netizen, sementara kita selesaikan urusan sertifikat di jalur belakang." ​Namun, Wijaya lupa satu hal. Bu Fatma, meski sudah sepuh, adalah pensiunan yang melek teknologi karena hobi mengikuti seminar hukum internasional secara daring. Saat ia melihat serangan itu, ia tidak panik. Ia justru memanggil cucunya yang seorang content creator. ​"Dika, kemari. Bawa kamera mahalmu itu," perintah Bu Fatma tegas.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

*** Perempuan berpenampilan rapi kini duduk di depan Rex dengan sikap tegap seperti hendak wawancara CPNS. “Tunggu dulu, saya belum selesai dengan mas Rex.” Suara Nessa di luar sana yang digiring sekuriti sampai membuat mereka menoleh ke arah luar. Setelah Rex mengembalikan tatapan kepadanya, perempuan itu langsung memperkenalkan diri. “Saya Sinta, usia 30 tahun, akuntan, tidak suka kebohongan dan saya tidak bisa tidur kalau rumah berantakan.”
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 923 kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

"Ah, biarin itu si perawan tua naik angkot." What? Risa melongo dibilang perawan tua. Hei dia baru jalan dua puluh enam ya? Belum terlalu tua. Daripada situ umur baru 17an tapi dandanan menor kayak tante-tante. Risa semakin jengah melihat tingkah manja Susi sehingga dia memutuskan untuk menginterupsi. "Ekhem ... " Kedua orang yang tengah berdebat menoleh ke arah Risa.
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai susi seniwati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status