Istri Nakal Mas Petani
gumam Wira tanpa sadar.
“Enggak juga, Mas. Belum terlalu banyak. ASI-nya terlihat lancar karena Bima dan Sakti memang kuat nyusu. Kemarin malam harus ditambah susu formula,” jelas Sully.
“Pakai susu formula juga enggak apa-apa. Yang penting ibu dan anak-anaknya sehat,” sahut Wira, dengan mata tertuju pada Sully. Jiwa kelelakiannya tergelitik kembali. Sosok Sully dengan bagian atas tubuh yang terbuka sambil memangku bayi dan menyusuinya adalah benar-tidaknya pemandangan baru. Perpaduan kecantikan, kasih sayang ibu, juga sensualitas seorang ibu baru menyatu menjadi satu. Cintanya pada Sully semakin bertambah setiap detiknya.