Kafan Hitam
Akan tetapi, baru saja ia menyentuh tanah pekarangan, Pak Juju melambaikan tangan padanya.
Suasana di sekitar ruangan kian disesaki para warga yang hendak melayat. Sebagian dari mereka yang notabene ibu-ibu membawa baskom berisi beras yang akan diberikan pada keluarga jenazah. Di sisi lain, tampak beberapa pria tengah menyusun kursi di sekitaran pekarangan rumah. Di belakang rumah, beberapa warga juga baru selesai mendirikan tempat pemandian jenazah. Ruangan itu berada di samping sumur dan hanya ditutupi kain di masing-masing sisi.
Jenazah lantas dibawa ke tempat pemandian, dan Aep menjadi salah satu pria yang membawanya. Begitu ia akan kembali, Pak Juju dengan tiba-tiba menahannya.
Bab Populer