Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hope in Love

Hope in Love

tanya ibu ratu sambil menghadap naraya. “ Naraya Nyonya...”ucap naraya dengan sopan. “ Jangan panggil saya Nyonya panggil saya Ibu Ratu saja,supaya terlihat familiar seperti panggilan anak dan suami saya.”Ibu Ratu menyunggingkan senyuman termanisnya.entah kenapa naraya setelah mendengar perkataan Ibu Ratu Naraya tanpa sadar Menyunggingkan senyuman manisnya.yang sempat dilihat Ibu Ratu.
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN

DIKIRA MISKIN

kata Ibu dengan mata berkaca-kaca. "Ibu pesan pada kamu, Tik, agar jangan selalu menuruti apa yang diinginkan Sasya. Ya, meski sekarang kamu belum punya uang, tapi, Ibu selalu mendo'akan agar kamu dan Yudi bisa menjadi orang sukses. Meski begitu, tidak semua keinginan anak harus dipenuhi. Kamu tahu sendiri, kan, apa yang terjadi dengan Ranti dan Wiwid, mereka berdua selalu Ibu manja saat kecil dan saat besar mereka tidak bisa menghargai Ibu. Mereka hanya butuh uang Ibu tanpa mau peduli pada keadaan Ibu. Sakit, Tik, rasanya hati ini," ucap Ibu, kini air matanya mulai luruh membasahi pipi.
10105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Mertua Pilih Kasih, Kubuat Gigit Jari!

Mertua Pilih Kasih, Kubuat Gigit Jari!

panggil Ibu Sis pada Bapak. Ibu Sis adalah istri Bapak, ibu tiriku. Tapi beliau sangat baik. Meskipun adikku satu-satunya, Septi, sangat membenci Ibu Sis, tapi beliau tetap baik dengan Septi. Kondisi Ibu Sis persis seperti aku. Aku sangat menghormatinya.
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

"Menantu apa?" "Mama, senang atau tidak senang, dia memang menantu kita. Baikin deh dia. Lagian katanya kamu ingin dia segera sembuh. Kalau kamu jahat sama dia, dan dia makin stres, apa bisa sembuh?" Pramono menyela. Ibra hanya menatap gadis yang tak jauh dari dirinya itu dengan tatapan aneh. Dia merasa pernah melihatnya, namun dia tak bisa mengingat, di mana.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

“Ibumu tidak tahu jika saat itu wanita tersebut tengah mengandung, baru beberapa tahun kemudian kabar soal lahirnya Vera sampai di telinga Ibumu, dunianya sekali lagi hancur Karina, namun Ibumu wanita yang kuat dan berhati malaikat, ia sering mengirimkan bantuan materi secara rahasia, melalui yayasan amal untuk anak wanita itu.” "Jadi, selama ini Ibu tahu soal siapa Vera, saat aku mengajaknya ke rumah? Dia adalah sahabatku Bi, sahabat kental, yang sering ku ajak menginap di rumah, aku takut sudah menyakiti hati Ibu, Bi ... namun selama ini Ibu selalu menyambutnya dengan baik."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Taken By The Jerk CEO

Taken By The Jerk CEO

“Ibuku adalah sahabat dari ayahmu, tuan Smith.” Aurora menatap lekat-lekat perempuan paruh baya itu. Bola matanya memanas menatap nyonya Calista menangis. “Ibu masih sakit, apakah Nyonya mengenalnya?” Nyonya Calista menganggukan kepala.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

Ibunya yang selama ini berkelakuan diluar batas, mendapat balasan yang setimpal atas perbuatannya. Sejelek-sejeleknya perbuatan Mak Onah selama ini namun ia tetap ibunya. Ibu yang dulu mengandungnya, melahirkan nya dengan penuh perjuangan antara hidup dan mati. Dan ibu yang dulu telah menuntun nya berjalan menapaki bumi sehingga ia dapat berjalan dengan gagah. “Apa ini karma yang harus diterima mamak, Pak?” tanya Feri. Suara lelaki itu begitu datar. Tatapannya kosong.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Dikira Suami Pengangguran, Ternyata ...

Dikira Suami Pengangguran, Ternyata ...

DIKIRA SUAMI PENGANGGURAN Bab 34 🍀🍀🍀 "Tahu dari Ibu, ini barusan. Berarti bener 'kan Ibu nyuri daging saat hajatannya Yuni terus dagingnya Ibu jual lagi? Cih, dasar malu-maluin, apa harus sampe segitunya Ibu nilep harta kami?" Mata ibu melebar. Ia lalu mendekat sambil menampakan deretan giginya yang sudah mengerat. Seandainya ibu adalah Dinosaurus, mungkin ibu akan jadi Dinosaurus jenis Tyrannosaurus rex. Gigi tajam, kuku panjang, hiih menyeramkan. "Ya terus kenapa kalau iya? Kamu gak suka, hah?" desisnya sambil terus mendekat dengan tatapan menghujam.
9.7136.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Menikah Paksaan

Menikah Paksaan

Citra dan tante Suly mengangguk, dan duduk di ruang tamu yang luas dan nyaman itu. "Kalian mau minum apa? tanya Ibu tersebut. "Tidak usah repot-repot Bu, kami hanya ingin bertemu dengan tuan Ikbal," sahut Tante Suly mengangguk hormat. "Oh, tidak merepotkan kok. Tenang aja, oya suami saya lagi siap-siap sebentar juga keluar tunggu saja." Ibu tersebut ngeloyor kebelakang untuk mengambil minum dan kuenya.
9.819.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku

Galaksi menunggu kelanjutan istrinya bercerita tetap dengan mengunyah makanan. “Breyana … pelan-pelan seiring usianya semakin besar, aku jelasin kalau aku bukan ibu kandungnya. Aku hanya ibu sambungnya yang terlalu besar mencintai dia bahkan takut kehilangan dia. Bre–” Lintang sendu, kedua matanya sudah berkaca-kaca. “Breyana yang buat aku percaya tentang kamu juga, Lak, Bre yang bikin aku yakin kalau kamu akan menjadi sosok papa yang baik, bertanggung jawab dan sangat mencintai anak-anaknya tanpa pamrih. Bre–” Linta menutup wajahnya dengan kedua tangan. Ia menangis tergugu.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status