Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Saingan Ibu Mertuaku

Aku Saingan Ibu Mertuaku

Ketika membuka mataku lagi, aku kembali ke hari di mana ibu mertuaku meminta rantai celana dalam dariku. .... Ibu mertuaku senang bersaing dengan orang lain. Jika melihat wanita yang kalah cantik darinya, dia akan mentertawakan mereka dan mengatakan suami mereka akan direbut cepat atau lambat. Jika bertemu wanita yang lebih cantik darinya, dia akan menyebarkan gosip tentang mereka, seperti mereka punya hubungan dengan banyak pria atau sudah sering melakukan aborsi. Baginya, semua wanita adalah musuhnya, bahkan hewan peliharaan di rumah tidak boleh berjenis kelamin betina.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Tiriku Malaikatku

Ibu Tiriku Malaikatku

Sore hari nya kedatangan wanita, kata Nenek wanita itu ibu kandung Naya, Naya senang dan kegirangan saat ia bisa bertemu Ibu kandung nya. " Dia siapa nek? " tanya Naya. " Dia Ibu kandung kamu, nama nya Rere, waktu kamu kecil kamu biasa manggil dia mama Rere " jawab nenek. Saat wanita itu turun dari mobil nya, Naya langsung lari menghampiri wanita itu dan memeluk erat wanita itu dan wanita itu membalas pelukan dari anak nya sembari meneteskan air mata nya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU MISKIN

BUKAN MENANTU MISKIN

jawab Syifa. "Masyaa Allah, barrakallah." Ibu tersenyum lagi, lalu menoleh padaku. "Nduk Dara, perkenalkan ini Syifa, anak dari Kyai terkemuka di kampung ini," ucapnya kemudian, memperkenalkan Syifa padaku. Syifa tampak tersenyum manis, lalu mengulurkan tangannya, menjabat tanganku. "Ini Nduk Dara, istrinya Lana, mantu Ibu." Giliran Ibu memperkenalkanku padanya.
5.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

Ia pun bergerak menutupi Katya dengan tubuh besarnya, menghalangi tangan wanita itu untuk menyentuh kekasihnya. "Maaf, apakah Anda benar-benar ibu dari Katya dan Sienna?" tanya Ibram dengan nada dingin dan datar. Wanita itu terkesima dengan sikap protektif Ibram yang tiba-tiba menghalanginya untuk membelai lembut wajah anaknya. Ia mengernyit, berusaha mengingat wajah pria yang ada di depannya ini. Bukankah lelaki ini... Ibram Mahesa? Wanita itu pernah melihatnya di majalah dan televisi.
1096.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Hubungan Gelap Suami dan Adikku

Hubungan Gelap Suami dan Adikku

Bab 14.A "Tanyakan saja sama ibu kamu," pungkas Bapak seraya melirik ibu. Kini wajah ibu yang berubah pucat. * "Ibu?" Pandangan Sonia teralihkan pada ibu. Ia masih diam, ada raut ketegangan dari wajahnya, seperti sedang merasa takut. ================= (Pov Ibunya Sarah)
7124.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Wanita Tangguh

Wanita Tangguh

Seorang ibu berdaster biru menyahuti seraya tersenyum ramah, Syifa membalas dengan senyum simpul. Sekilas netranya melihat wajah sang ibu mertua berada di antara mereka. “Bu, menantumu sudah ada tanda-tanda positif hamil belum?” celetuk seorang ibu yang mengenakan daster merah saat netra Syifa sekilas melihatnya. “Dia mana mau punya anak, pasti maunya jadi wanita karir yang pulang pergi pake seragam,” cibir Bu Santi terdengar jelas di telinga Syifa.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Menjadi Rebutan Putra Mahkota dan Anak Mentri

Menjadi Rebutan Putra Mahkota dan Anak Mentri

ucap ibunya. Acara melihat lihat Saphire harus terhenti karena suara dari ibunya itu, dirinya langsung terdiam melihat pada sesuatu yang di tampilkan oleh sang ibu. "Masih terlihat cantik bukan?" tanya sang ibu. "Itu milik ibu?" tanya Saphire. Sang ibu mengangguk. "Nenek membelikan dress ini untuk ibu pada saat seusia mu. Ibu jahit lagi sedikit supaya terlihat cukup di tubuh mu."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Kekhilafan Satu Malam

Kekhilafan Satu Malam

tanya Iin. "Gobloook!" Susan menekan pelipisnya dengan anggun. "ART goblok! Kamu tidak mengenaliku? Aku ini maminya Syeira, majikan kamu. Nyonya besar di rumah ini!" Suara Susan langsung membahana. Berucap dengan sangat angkuh. "Maaf, Nyonya Besar, saya tidak tau." Iin menunduk hormat. "Ah, sudahlah! Mana putri saya?" tanyanya.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
GADIS TAWANAN CEO

GADIS TAWANAN CEO

Ternyata wanita ini adalah ibu dari Albiru, pantas saja sosok garang itu tiba-tiba menjadi jinak ternyata mereka adalah ibu dan anak. “Nama yang cantik sesuai dengan orangnya, duduklah sayang!” ucap ibu itu dan kemudian duduk di sebelah Shayu. “Terima kasih tante,” balas Shayu canggung. “Jangan memanggilku tante, aku Sharon ibunya Albiru, kau bisa memanggilku Mama,sayang,” ucapnya. “Biru, jadi kapan kalian akan menikah?” tanya ibu itu kapada Biru yang sejak tadi hanya tersenyum-senyum menatapku.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Mimpi Cinderella

Mimpi Cinderella

Sialan! "Terus kumaha atuh, Mbu?" tanyaku padanya. (Terus gimana atuh, Bu?) "Nya ari bener mah sinah ka bumi, weh. Sugan teh bener, Ambu bakalan boga manantu anu beunghar." (Ya kalau memang benar suruh ke rumah aja. Mungkin benar, Ibu bakal punya menantu yang kaya)
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai syair ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status