Terjebak Mantra!
sampai Safa benar-benar menuntaskan apa yang dia lihat, menceritakan seluruhnya kepada Nia dan Nai.
“Itu adalah sebuah mimpi yang hebat, belum pernah aku mimpi seindah dan sehebat itu.” Komentar Nai setelah mendengarkan penuturan Safa. “Andai sekarang kita masih berada di rumah,” kata Nai, matanya menerawang jauh, “pasti aku akan membukan kembali buku-buku yang pernah aku baca tentang tafsir mimpi.” Lanjutnya. Suana hening sejenak. “Tapi baiklah,” kata Nai berusaha melawan kantuknya, “aku akan berusaha menafsirkan apa yang kamu lihat di dalam mimpi itu.”