Kapan Kamu Menyentuhku?
Benar-benar lelaki itu rumit!
Pukul dua belas malam, Nuri terbangun dari tidurnya. Rasa lelah yang tadi sangat berat ia rasakan, sudah hilang setelah ia benar-benar tidur dengan pulas. Wanita itu pun melaksanakan solat isya, sekaligus solat tahajjud. Selesai solat, Nuri pun mulai membuat adonan baso untuk besok. Jumlahnya tidak ia tambahkan. Takarannya masih sama untuk tiga ratus baso kecil dan seratus baso sedikit besar. Pukul satu lebih tiga puluh dini hari, semua baso siap direbus di dalam panci. Sambil menunggu daging baso matang dengan cara mengambang di permukaan air rebusan, Nuri menyiapkan bumbu untuk kuah baso. Tepat pukul dua, semua sudah selesai. Tinggal melanjutkan merebus mi dan