Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pergilah, Pak! (Kuusir bapakku pergi)

Pergilah, Pak! (Kuusir bapakku pergi)

kata Zaki mengusap mata dan pipinya, lalu mendekatkan piring pada Yahya. Hati Zaki kembali sakit, bapaknya makan menggunakan piring plastik hanya karena dua kali piring beling yang digunakan makan Yahya jatuh, sejak saat itu Tari memberi makan Yahya menggunakan piring plastik, yang bahkan masih licin karena tak bersih dicucinya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

kata Danu mencoba mencari bahan pembicaraan. “Siapa yang mengatakan bapakku jahat?” tanya Diana ketus. Tangannya memegang salah satu piring yang sudah dilapisi dengan daun jati. “Ini!” tangan Diana menyodorkan piring yang sudah terisi dengan nasi dan lauknya. “Aku bisa mengambilnya sendiri!” kata Danu. Tangannya meraih piring di atas meja. Tapi belum sampai piring itu terangkat, ada sebuah tangan yang menyambar tangannya, memukul pelan.
1025.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 745 kali sebagai tai di piring
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
Istri Keempat

Istri Keempat

kata Ria. Airin mengernyit mendengar itu, barulah kemudian dia sadar bahwa tidak ada piring di hadapannya. "Oh, biar aku ambil piring ke dapur dulu," kata Airin cepat, kemudian berlalu ke dapur. Saat Airin kembali, Tia membuka suara, "Bukannya tadi kamu bilang perutmu mules? Gimana sekarang? Kalau masih, mending minum obat aja dulu."
9.7493.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.7K kali sebagai tai di piring
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
FaraSha Asa
Awalnya gk tertarik, tapi setelah coba baca jadi trpikat,dan menunggu up selanjutnya, jarang2 saya mau baca sampai habis apalagi mau menunggu bab berikutnya, semua isi tulisan novel ini sangat keren... susunan kalimatnya sangat baik. saya seperti menemukan Author Favorite lagi setelah Author Renko.
mackadamia_
saya adlh tipe pembaca yg selektif ketika memilih bacaan utk mengisi waktu luang. ketika saya menjatuhkan pilihan pada cerita ini seketika saya jatuh cinta. cerita yg dikemas begitu apik dengan gaya bahasa dan diksi yg mudah dipahami, konflik yg tidak bertele-tele, dan ending yg manis. terimakasih^^
Baca Semua Ulasan
Janji Setia

Janji Setia

Curang, adalah satu kata yang sangat tepat untuk mewakilinya. Makan selesai dan piring kotor dibawa satu demi satu. Berhubung Bhani anak yang baik, ia membantu ibu tirinya mencuci piring. Dayyan mengendap-endap membawa piring bekas tahu yang ia sembunyikan di bawah kolong.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
Untuk Asa (Indonesia)

Untuk Asa (Indonesia)

Jadi sebatas kata maaf yang padahal tidak perlu dilontarkan. Setelahnya Tia menghilang dari dapur. Selesai mencuci piring, dia pun membuka tudung saji. Sudah tersaji lauk pauk, salah satunya adalah udang saus tiram. Rara pastikan besok pagi akan bangun lebih awal. ---- "Rara! Cara mandiin kamu salah!"
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
Bukan Babysitter Biasa

Bukan Babysitter Biasa

tanya Aira setelah menyajikan nasi goreng ke dalam piring Xabiru. Laki-laki tersebut hanya mengangkat tangannya isyarat cukup. Piring Jingga juga sudah terisi dan siap disantap. Ketiganya sarapan pagi dengan tenang. Tidak ada yang bicara. Semua fokus ke piring masing-masing. ***
928.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 896 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
The Secret Behind The Rose

The Secret Behind The Rose

Matanya tersorot ke piring terletak di atas meja. Aina mendekati piring tersebut, lalu mencoba memperhatikan lebih dekat, Aina mengingat lagi, kalau tadi ketika ia ke sini, tidak ada piring di atas sini. Terlihat sebuah buih, yang tertempel di samping piring tersebut, Aina yang tak lepas memperhatikan ke sekitarnya, mencoba mengelap buih tersebut lalu menciumnya, dan benar saja, ini tercium seperti buih shampo.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
Lelaki Pengganti

Lelaki Pengganti

“Prangggg!!!!” “Eh maaf, maaf Yonna. Saya tidak sengaja.” Ucap Tuan Rey ketika ia tidak sengaja menjatuhkan satu buah piring kaca. “Akh, tidak apa-apa, Tuan. Ini tidak jadi masalah.” Jawabku sembari membersihkan pecahan piring itu. “Biar saya bantu, Yon.” “Tidak perlu, Tuan. Biarlah ini menjadi tugas saya,”
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
The Calendula

The Calendula

Tangannya dan spon busa bekerja sama membersihkan piring kotor tersebut. Setelah beberapa piring sudah tercuci bersih, Kayara menata piring tersebut ke sebuah rak berbentuk persegi panjang berwarna coklat kayu yang tepat berada diatas kepalanya. Namun sayang, tangannya tidak dapat menjangkau rak tersebut. Sekalipun tumpu kakinya sudah terangkat sempurna. Mengingat, rak tersebut cukup tinggi. Tangannya masih setia memegang piring yang akan ia letakan ke dalam rak itu. huh.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Tidak mungkin kalau beliau pulang, secara pertunjukkan wayang golek adalah hiburan favoritnya. “Makanya jangan dulu makan atuh, Euis! Sudah tahu tamu masih banyak, piring pada habis!” Spontan aku menoleh ke arah pintu yang menghubungkan dapur pada tempat khusus mencuci piring. Tanpa berpikir panjang aku langsung berjalan ke sana. Hatiku langsung meradang saat mendapati Ibu tengah terduduk di depan banyak piring kotor juga keran air yang menyala.
1060.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tai di piring
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status