Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU BUKAN SEORANG PELACUR

AKU BUKAN SEORANG PELACUR

“Aku bisa memberimu tamparan yang lebih kuat di pipi.” Mataku hampir berlari meninggalkanku ketika kudengar itu di samping wajahku, dan merasakan dengan nyata kehadiran jemarinya yang tak diundang di garis rahangku. Merangkak lamban dari bawah, hingga pada akhirnya sungguh sampai di pipiku. “Jangan.” Aku menggeleng, laju.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

Plak . Pipi ini terasa perih dan panas setelah satu tamparan mendarat dengan mulus di sana, aku yang tak sempat mengelak hanya bisa mengusap pelan pipi yang mungkin kini sudah memerah karena kerasnya tamparan dari Kak Inggit barusan.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Beautiful Mistake

Beautiful Mistake

“Maafkan untuk semuanya. Terutama tadi saat aku terpaksa men-“ PLAK Sebuah tampar melesat cepat di pipi kanan Reynand. Aku sungguh tidak bisa menahan diri lagi. Aku menatap penuh amarah padanya. Reynand hanya terdiam sambil memegang pipinya yang memerah.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

Mungkin saja aku telah tak sengaja menyinggung perasaannya. Gemetar jarinya menangkup kedua pipi. “Tidak. Tidak, Sekar.” Dia menggeleng lemah. “Apa aku tadi ada mengeluh?” Tanganku menyentuh pipinya juga, menatap manik coklat itu lekat. Dia menggeleng lagi. “Aku hanya takut.”
1021.1K viewsCompletedAdded to Library 655 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

dia mengedipkan kedua matanya. Aku tersedak. Ini terlalu dahsyat. Aku tidak bisa menahan lagi. Percampuran antara rasa pedas ini dan kedipan matanya itu benar-benar membuat lidah dan hatiku sama-sama terbakar. Ini tidak bisa diselamatkan lagi. Aku tidak bisa. Segera kuambil botol teh dingin di depanku lalu meminumnya tanpa jeda. Aku membuang nafas kepedasan saat isinya sudah habis berpindah ke perutku. Sambil mendengus geli si Lesung Pipi memberikan tisu. Dia tertawa. Bibirnya yang membentuk lengkungan menghasilkan lesung pipi di ujungnya serta matanya yang seakan-akan juga ikut tertawa itu sukses membuatku menahan malu.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
My Husband or My Teacher

My Husband or My Teacher

Bukanlah mimpiku. "Kamu udah beberapa kali menepuk pipi kamu, Del. Apa enggak sakit?" Beni menggenggam dengan lembut tanganku dan menurunkannya dari pipi. Beni terkekeh, dan sialnya membuatku merona seketika.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Desahan yang Didengar Anakku

Desahan yang Didengar Anakku

Pipiku memerah membentuk ukiran tangan, seperti bekas tamparan. Ketika kutekan pipi ini. "Aw!" Pipiku terasa sakit. Sepertinya tamparannya cukup keras mendarat di pipiku. Apa yang sebenarnya telah terjadi dengan diriku? Setelah menutupi ukiran tangan di pipi dengan polesan bedak, aku segera membuka layar ponsel. Tak ada satu pun pesan masuk yang datang dari Bastian. Padahal biasanya calon suamiku selalu mengirimkan pesan singkat sebagai tanda perhatian.
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku

Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku

"Aku takut." Barra menyentuh pipinya dengan lembut, "Papa juga takut," akunya jujur. "Tapi yang Papa rasakan lebih besar dari rasa takut itu. Dan… kalau kamu merasa hal yang sama, biarpun sedikit, Papa nggak akan bisa berpura-pura."
3.1K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Istri Rahasia Om Raymond

Istri Rahasia Om Raymond

Plak! Satu tamparan keras mendarat telak di pipi kiri Raymond. Kekuatan hantaman itu begitu besar hingga membuat wajah Raymond terparang ke samping, meninggalkan rasa panas yang menjalar seketika dan sudut bibir yang sedikit pecah.
1020.2K viewsOngoingAdded to Library 524 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

“Pipiku masih sakit.” Ia mengusap bekas tamparan tadi sambil meringis berlebihan. “Lumayan keras juga tamparannya.” Arumi menunduk semakin dalam. Rasa bersalah mulai memenuhi hatinya. Ujang kemudian tersenyum usil. “Begini saja.” “Kalau mau aku bantu... obati dulu pipiku.” Arumi mendongak bingung. “Maksudnya?” “Ya... kasih ciuman di pipi dengan tulus.”
1020.2K viewsOngoingAdded to Library 585 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status