Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIA

DIA

Davka kemudian hanya mengedikkan sebelah bahunya. "Kenapa Mang Sofian, Bunda. Marah ya?" Tanya Tama yang ternyata memperhatikan bundanya yang sedari tadi menerima panggilan telepon. "Nggak tau tuh teleponnya langsung di tutup gitu aja. Aneh deh. Atau mungkin tiba-tiba nggak ada sinyal," ucap Almira sembari mengedikkan bahunya. "Mang Sofian kan pernah bilang sama Adek mau jadi ayahnya Adek," timpal Anulika.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as tanda add
Read
+Library
Is Beating

Is Beating

sahut Tad. “Sudah terlanjur, dari pada kerja dua kali... lagi pula ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu sembari menunggu ponsel Alluna selesai, kita bisa bicara?” “Aku dan kau? Lalu Alluna?” ucap Tad kebingungan. “Kita bertiga” ****************
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as tanda add
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Dimas menoreh tanda tangan tanpa bertanya. Setelah para pihak saling bertukar salinan, tim Naya kembali ke ruang ops. “Kita tidak berharap addendum ini bekerja,” ujar Naya. “Tapi kalau ia harus bekerja, ia bekerja tanpa perdebatan.” Bagas menghubungkan webhook indikator ke engine addendum; kalau parameter terpenuhi, status MoU batal dan izin akses yang sempat dibuka untuk media kit bersama akan menutup sendiri. Inez menambahkan watcher untuk header yang pernah digunakan “Aurelia relay”.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as tanda add
Read
+Library
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

"𝙆𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙪𝙣𝙙𝙪𝙧." Elena menambahkannya, "𝙆𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙝𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙩𝙖𝙥𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙢𝙚𝙨𝙠𝙞 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣𝙘𝙖𝙢 𝙠� ��𝙢𝙞 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙜𝙖𝙡𝙖 𝙘𝙖𝙧𝙖."
101.6K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as tanda add
Read
+Library
Berbagi Suami

Berbagi Suami

Tania tersenyum, “Apa yang aku mau tidak bisa dibeli, mas.” Adrian tampak penasaran, “Kamu mau apa?” “Aku—mau kamu menandatangani sesuatu.” Dahi Adrian mengernyit, “Apa?” Tania bangkit mengambil kertas yang sudah ia bubuhkan materai di atasnya. Ia memberikannya pada Adrian dengan bolpoin, “Kamu baca dulu isinya.” Adrian menatap Tania tak berkedip saat surat perjanjian itu sudah berpindah tangan.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as tanda add
Read
+Library
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

Tania menghembuskan napasnya. Mengkaji ulang dan kali ini ia tidak ingin lagi merevisi surat wasiat si kakek, karena hasilnya tetap sama. Ddrrtt! Ddrttt! Drrtt! Ponsel Tania berdering, ia meraihnya dengan sebelah tangan dan tangan yang lain sibuk memasukkan semua berkas-berkas ke dalam map. "Hallo, Assalamu'alaikum!" jawab Tania
108.7K viewsOngoingAdded to Library 330 Times as tanda add
Read
+Library
Penyesalan Terdalam Suami Arogan

Penyesalan Terdalam Suami Arogan

tanya Tata sekaligus menawari Sandra untuk makan siang bersama. “Boleh, pengen tahu aku apa aja yang dijual di sana.” “Oke! Kalau gitu ntar kita pergi bareng-bareng ya sama anak-anak yang lain juga ya.” Tata menunjukkan ibu jarinya yang sudah terangkat pada Sandra. “Siap! Kabarin ya ntar.”
1042.6K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as tanda add
Read
+Library
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

"Tapi, ada yang lihat tas kerja saya, gak?" Semuanya geleng-geleng kepala. Mereka bubar dan kembali melaksanakan aktifitas masing-masing. Kemudian, bell rumah berbunyi nyaring. Intan hendak membukakan pintu, baru saja membukanya tampak seorang pria berambut gondrong bertamu. "Siang, bapaknya ada?" "Siapa ya?" Edwin menampakkan diri. Mengerutkan keningnya ketika bertemu orang asing.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as tanda add
Read
+Library
Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

tanya Adrian mencoba menjajaki. Marcus tidak menoleh. Ia hanya membukakan pintu mobil. "Anda akan segera mengetahuinya." Selama perjalanan menuju gedung Varmadeo Tower, Adrian mencoba menyusun kalimat-kalimat manis. Ia berencana menggunakan nama Aira sebagai tameng. Ia berpikir bahwa jika Adriel senang dengan barang jaminan yang ia kirimkan, maka Adriel tidak akan keberatan memberikan suntikan dana tambahan.
9.980.3K viewsOngoingAdded to Library 3.1K Times as tanda add
Read
+Library
Dendam Membara Sang Pewaris!

Dendam Membara Sang Pewaris!

Dia memperbesar gambar dan mengamatinya, “Baiklah. Satu tanda terlihat.” “Kita cari petunjuk lainnya.” Aldan memperkecil gambanya lagi. Dia tidak puas hanya dengan satu tanda. “Coba perbesar di bangian tangannya,” pinta Adelia saat menemukan sesuatu yang menjanggal. “Baiklah.” Aldan menurut. “Lihatlah, sepertinya itu sebuah Tato,” terang Adelia meskipun gambar itu tidak terlalu jelas karena penembak mengenakan pakaian berlengan panjang.
8.436.5K viewsOn holdAdded to Library 765 Times as tanda add
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status