Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Ia melangkah masuk ke dalam rumah. Arjun memandang rumah yang ditunjuk Susmita sebagai markas si Tengkorak Putih dan enam begundalnya. Ia mengumpulkan batu yang berserak di sekitarnya. Ia meraup dan melempar ke rumah itu. Batu-batu itu beterbangan saling susul menimbulkan suara mencicit. Rumah itu bagaikan hendak runtuh, dihujani begitu banyak batu. Saat berikut beberapa orang berlarian keluar sambil teriak-teriak. "Hei bangsat kurangajar, berani kamu mengganggu tuanmu yang sedang tidur."
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Sang Naga Bumi

Sang Naga Bumi

Brak! Mei Ling menendang batu ke arah pot besar di halaman kediaman. Pot tersebur terbelah menjadi dua dan menimbulkan bunyi yang cukup keras. Tak sampai di sana, dia juga menendang batu-batu kecil ke arah kamar yang menimbulkan suara berisik. Bam!
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Baca
+Pustaka
GADIS YANG TERJAMAH

GADIS YANG TERJAMAH

Warga kampung itu hatinya telah tertutup baja tebal tanpa mengenal belas kasihan sama sekali. Marlina terpaksa meninggalkan rumahnya setelah beberapa lemparan batu mengenai tubuhnya. Marlina melihat sekilas orang-orang yang melempar batu padanya, ada ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan anak kecil yang tak tau apa-apa juga ikut melempar batu padanya. Sebongkah batu besar tepat mengenai keningnya, membuat darah tiba-tiba mengalir dari keningnya. Marlina mengusap darah yang mengalir itu lalu berlari jauh meninggalkan nenek tercinta dan kampung neraka tersebut.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Akan tetapi mana batu itu? Bang Parlin mengambil HP, lalu mengetik entah apa. Perlahan batu itu terlihat, ternyata ditutupi dengan dedaunan. "Dipersembahkan untuk istri tersayang, Batu Niya," kata Bang Parlin. Batu itu sudah berubah warna jadi biru, itu warna kesukaanku. Bang Parlin kembali mengetik sesuatu di batu berwarna biru itu berubah warna, ternyata warna biru itu adalah terpal. Batu besar itu ditutupi dengan tenda biru.
9.8582.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.5K kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

“Sesuatu seperti itu, benar-benar hobinya orang kaya. Keluarga orang biasa tidak akan pernah punya kesempatan untuk mencobanya." Bibir Fane melengkung menjadi senyuman masam. Dia membuka pintu mobil sport Tanya ketika mereka sampai di garasi. “Pada dasarnya judi batu adalah judi di dalam batu,” ujarnya. “Satu potong akan membuat atau menghancurkanmu. Setelah kau memilih batu yang benar, mungkin ada batu permata yang akan mengubahmu menjadi miliarder secara instan. Sebaliknya, kau akan rugi kalau kau memilih batu yang salah!” "Lumayan. Aku tidak pernah mengira kalau kau akan mendengar pepatah kami 'satu potongan akan membuat atau menghancurkanmu'."
9.16.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250.2K kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Raka Abqary
karakter seperti ini yg pling bgus crtanya..tegas,berani,kuat & bsa mnyelesaikn mslahnya tnpa keraguan,,gk sprti "darill darby",buset dah lu,,klah mulu,,msuhnya lbih kuat drinya,brtingkh konyol,gk fokus ke mslahnya,yg diingatnnya hnya mmperbanyak wnita..bkn musnahkn msuh..ap lgi "philip clarke".....
Baca Semua Ulasan
KEJUTAN UNTUK PACAR SUAMIKU

KEJUTAN UNTUK PACAR SUAMIKU

tanya Kak Rudi. "Iya kak, rumah ini dilempari dengan batu, untung Aku dan Sifa pas lagi keluar. Satpam komplek juga sampai babak belur, tapi aku sudah menyelidikinya. Aku menemukan plat nomor kendaraan pelakunya di cctv rumah." "Baguslah kalo begitu, semoga cepat ketemu. Aku takut ada yang mencelakai Sifa." "Tenang saja kak, Aku akan selalu melindungi Sifa,"
36.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Baca
+Pustaka
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Sekuat tenaga, ia lemparkan batu itu ke arah jurang. Seluruh pasang mata secara bersamaan mengamati dengan saksama pergerakan Buda. Sorot mata mereka lalu terpusat pada sebuah batu yang baru saja dilemparkan. Sesaat, batu itu melambung jauh. Melayang. Namun kemudian, batu itu terjun bebas ke dasar jurang. Lenyap. Menghilang tak berbekas. Buda terperanjat. Bagaimana bisa batu itu menembus bangunan jembatan?
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Baca
+Pustaka
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Namun sekarang, berubah menjadi sebuah batu-batu yang sangat indah berbentuk pola-pla yang menawan. Roy tersenyum dengan bangga. “Iya, tapi kalau memasang batu ini aku mencari orang,” kekeh Roy membuat Reva menggelengkan kepalanya. “Itu masih kosong, aku menyarankan untuk ditumbuhi pohon saja. Kasihan tidak ada pohon rindang lagi,” jelas Reva, melihat pojok yang dulu menjadi tempat dia bersandar kini sudah hilang. Membuat Reva merasa kekurangan tanpa adanya pohon itu.
16.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Dengan jari-jemari yang nyaris semuanya sebesar ibu jari. "Aku melihat bunga di sini ...." ucap pria tersebut, ''sial, rupanya ini hanyalah jamur!" pria itu kemudian menampar jamur itu karena kesal, tapi tindakannya bukan hanya membuat jamur itu langsung hancur, melainkan batu yang ditempati jamur itu melayang cukup jauh ke seberang sungai.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76.1K kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Hal yang melahirkan ide di kepala Wira. Wira meraih sebuah batu sebesar ibu jari tepat di sisi kanan wajahnya. Sendirian di tengah kebun kosong dengan rasa takut yang tinggi, sungguh sebuah peluang yang bagus. Secepat mungkin Wira melemparkan batu itu ke sisi kiri pria tersebut. “Apa tuh?” seru pria itu. Ia segera mengarahkan sorot lampu senternya ke arah kiri. Akibat dari lemparan batu tadi, beberapa daun dan semak memang bergerak.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai tanda rumah dilempari batu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status