Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Dia menggulung lengan kemejanya, memperlihatkan tato di lengan bawah yang membuat garis ototnya semakin menonjol dan terlihat sangat menawan. Aku tanpa sadar menelan ludah. "Kamu tuan muda Keluarga Zavi?" Gerakan tangan Alex tidak berhenti dan hanya mengangguk. Aku tersenyum kaku dan memalingkan wajah, tidak berani menatapnya, "Jadi semua yang kamu bilang sebelumnya itu hanya bercanda, ya? Lagian, mana mungkin seorang tuan muda tinggal di Tamso?"
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Tawa anak tengah malam

Tawa anak tengah malam

Tangannya bergetar saat memungut boneka itu. “Ya Tuhan. Ini .., ini boneka siapa?” bisiknya. Saat itu juga, udara dalam gudang berubah dingin. Bau asap tipis tercium, meski jelas-jelas tidak ada api. Dari sudut ruangan, terdengar lirih suara tangisan anak kecil. “Ma, mama ....” Arman tersentak, mundur perlahan hingga hampir jatuh menabrak kardus.
459 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Ini adalah pelajaran pertama dalam penguasaan diri total. Tak lama berselang, di bawah guyuran air terjun yang terus menerus, Wirya mulai merasakan sensasi aneh di antara pahanya. Cincin logam di pangkal tongkatnya terasa hangat, lalu mulai berdenyut dengan irama tertentu.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Semoga suaraku masih cukup jelas untuk di dengarnya. "Seru?" "Eh," Aku kembali menoleh ke arahnya (kali ini) dengan hati-hati karena sebelumnya saking deg-degannya langsung kembali menatap ke arah depan. "Seru.." lanjutku berusaha tersenyum dan ya - lagi-lagi langsung kembali menghadap depan karena tidak berani menatap ke arahnya. "Seru banget ya," Bang Radit mengetuk-ngetukkan tangannya di sisi bangku. "Lebih menarik daripada gue ya?" Lanjutnya yang membuat otakku blank seketika.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Tetangga Baru Yang Menggoda

Tetangga Baru Yang Menggoda

ujarnya sambil tersenyum kecil. “Oh, tidak… aku baik-baik saja,” jawab Ethan cepat, meski ia tahu jawabannya tidak meyakinkan. Leva mencondongkan tubuhnya sedikit, mendekat ke arahnya. “Kamu yakin? Sepertinya ada sesuatu yang mengganggumu.” Suaranya rendah dan nyaris seperti bisikan, tetapi cukup untuk membuat Ethan merasakan sesuatu yang aneh di dalam dirinya, sebuah ketegangan yang semakin sulit ia kendalikan.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

tanya Yazdan dalam hatinya "Eh, malah melamun, gini ya pak Yazdan Arfan Abasy. Siapapun yang melihat tatapan mata kamu itu, pasti akan langsung mengerti, kalau kamu itu ada something sama dia" jelas Arga merasa sedikit geram melihat kelambatan pria di depannya itu Sepertinya pria yang sukses dan juga sempurna di segala sisi itu memiliki satu kekurangan. Yaitu tidak peka pada perasaannya sendiri, dan juga sangat lambat dalam masalah perasaan
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

Sederhana dan manis. Kyran mengangkat tangannya untuk menyentuh wajah Ayers. Merasakan setiap pahatan sempurna yang tercipta di sana. Alis tebal, hidung mancung dan rahang tegas. Serta aroma maskulin dan suara berat sedikit serak, yang juga menjadi penanda untuknya jika laki-laki di depannya ini adalah Ayers. Ayers menggenggam tangan Kyran, menciumnya beberapa kali. "Cantik sekali," pujinya. Kyran tersenyum malu-malu, hal itu membuat Ayers gemas hingga mencubit kedua pipi gadis itu.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

tanya Angga yang langsung mendapat respons gelengan kepala dari Shadam. Angga tersenyum, membenarkan posisinya supaya bisa duduk lebih nyaman dan membantu Shadam juga supaya bocah itu duduk dengan nyaman pula. "Shadam itu artinya ... benturan. "Lalu Syazwan?" "Seharum kasturi." "Jadi nama lengkapnya Shadam artinya, benturan seharum kasturi," tebak Shadam yang dibalas anggukan kepala oleh Angga.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

tanya Jin Tangan Seribu pula. “Habis mandi wajah dan tubuhmu kelihatan segar. Tapi apa gunanya kesegaran itu kalau habis mandi kau tidak berganti pakaian. Masih saja mengenakan pakaian bau apek! Ha... ha... ha!” Wajah Jin Tangan Seribu tampak merah. Jin Sinting lambaikan tangannya lalu sambil putar tubuh dan melangkah dia mulai menyanyi. “Na... na... na... Ni... ni... ni...”
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai tang tangan tanda seru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status