Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Wanita seumuran ibu Pia muncul. Pia ingat wanita itu. Pia pernah melihatnya di televisi. “Itu keluarga tuan muda. Kalau yang itu, namanya Tuan Degan. Itu Nyonya Suri. Dan yang muda itu…” “Istrinya?” “Bukan. Adiknya. Namanya Nona Diva,” bisik Rudi seraya menunjuk dan menjelaskan siapa-siapa saja orang yang bergabung duduk di meja makan itu satu-persatu.
639 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Di sana ada Tari, editor muda yang tempo hari mencoba menggoda Dimas. Dengan senyum mautnya yang bisa meluluhkan hati wanita manapun, Vico bersandar di partisi kubikel Tari. "Permisi, Ladies..." sapa Vico dengan suara baritonnya yang renyah dan menggoda. "Gue Vico, rekan bisnisnya Dimas. Boleh nanya sedikit nggak?"
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

“Ini... Hagia?” Daren mengangguk kecil. “Iya, Ma.” Hagia buru-buru melangkah maju satu langkah. “Selamat malam, Tante, Om.” Ia mengulurkan tangan sopan lebih dulu. “Saya Hagia.” Lusiana langsung menyambut uluran tangan itu dengan hangat. “Akhirnya… kita bisa ketemu juga.” “Selamat atas ulang tahun pernikahannya. Semoga selalu sehat, bahagia, dan langgeng sampai tua nanti.”
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

Dia tersenyum sumringah kepadaku, Tata ia berhenti di hadapanku. “Aku belum baca diary kamu.” Gumamnya tersenyum. “Tadi malam kamu kemana aja, aku cariin gak ada. Apa kamu lupa kalo janji kita baca diary aku pada malam terakhir ujian. Kenapa kamu lupa?” Gumamku yang menatap tajam kedua manik mata Tata. “Aku bukannya lupa, tapi ada urusan penting yang harus aku selesain.” Gumam Tata merasa bersalah.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Ini beneran Aksa? “Tante, itu bunganya dari Si Om Tinggi tante.” Lapor Belsya. “Om Tinggi?” “Itu loh.” Jari Belsya terarah pada Aksa. “Kamu kok nggak bilang dek kalau Aksa tetangga di apartemen kamu baru kamu?” tanya Kak Dio. Mataku beralih ke Aksa yang tengah tersenyum seolah-olah menertawakan kebingunganku. Dia mengedipkan sebelah matanya dan itu menyadarkanku kalau dia memang Aksa. Bukannya hantu atau apapun.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

ucap Tia dingin. "Mereka melakukannya demi mendapat uang jajan. Mereka miskin. Tidak kaya sepertimu. Harusnya kamu mengerti. Tapi mana mungkin orang sepertimu mau repot-repot mengerti," kecam Tante Amel sinis. "Mereka bukan hanya miskin materi, Tante. Tapi juga miskin mental. Jadi saya bantu berapa banyak pun, bagi mereka tidak pernah merasa cukup."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

Setiap malam aku akan mencari film, diam-diam menggunakan stoking Tante untuk memuaskan hasratku, lalu memasukkannya kembali ke mesin cuci. Tante adalah seorang pramugari, dan hal pertama yang dilakukannya setelah pulang kerja setiap hari adalah melepas stokingnya. Dia memiliki wajah oval, kulit yang cerah dan halus. Terutama payudaranya yang besar, seragam pramugarinya tidak mampu menampungnya, kancing-kancingnya sepertinya akan lepas. Hanya membayangkan tubuhnya saja sudah cukup membuatku ingin berhubungan seks.
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

Tapi malam ini, di dapur yang gelap, dengan hanya mereka berdua, keberanian aneh muncul dari dalam dirinya. “Karena…” suaranya serak, hampir hilang. “Aku lebih tertarik pada wanita dewasa seperti Tante.” Hening sesaat. Mila tidak tertawa. Dia hanya menatap Andre dengan mata yang semakin gelap. Bibirnya sedikit terbuka, napasnya terdengar lebih cepat sekarang. “Seperti Tante?” ulangnya pelan, hampir tidak percaya. Andre mengangguk kecil, tidak berani menatap mata Mila langsung. “Iya. Mona cantik… tapi Tante… lain. Tante lebih… nyata. Lebih… hangat.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Varen yang merasa tertangkap kembali menetralkan pandangannya. “Papa, kenapa kamu memandang tante Alexa seperti itu? Apakah papa berniat menjadikan tante Alexa mamaku?” ~TO BE CONTINUED~
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai tante main
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status