Hubungan Lain Suami Dan Mertuaku
ucapku yang memutuskan untuk pergi, dari pada tambah emosi ada di sana.
"Tunggu Naya! saya belum selesai bicara,"panggil Mama yang berteriak.
Aku menoleh dan menatap wajah Mertuaku itu,"Ada apa lagi, Ma? aku punya janji dengan temanku, aku harus pergi."
"Jangan punya anak dari, Fandi."
Duuuaaar!
Omongan Mama, bagai petir disiang bolong. Belum selesai jantungku terlonjak, Mama kembali berucap,"Jangan punya anak dari Fandi, ya paling tidak tunggu sampai Fandi dan mama, siap."