Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

"Anda mau mempermainkan saya?!" Suasana langsung jatuh ke dalam keheningan yang menyesakkan. Atlas melemparkan tablet di tangannya ke atas meja dengan suara yang cukup keras untuk membuat jantung siapa pun berdegup lebih cepat.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Orang-orang tampak terus bertaruh. Tak lama kemudian, Tomi membawa Surya ke salah satu meja. Tomi memasang taruhan, sementara Surya berdiri di samping memperhatikan. Tomi bertaruh tiga kali berturut-turut. Setiap kali mendapatkan kemenangan, dia akan menjadi sangat bangga. "Teman, apa kamu mau main juga?" "Nggak, nggak, aku nggak bisa main."
9.9392.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

tambah Tika untuk meyakinkan. Reva tak ambil pusing. Ia tak sengaja melihat ada uang yang jatuh di bawah meja kasir. Ia melihat pecahan uang lima puluh ribu tergeletak di sana dan segera ia ambil. Kemudian membuka laci meja dan memang uangnya tak terlalu banyak. Ia merasa tak tenang. Ia menuju ke rumah dan membawa tas yang ia bawa tadi. Di dalam rumah ia menemui Bi Ira.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Tindakan Menggoda di Bawah Meja

Tindakan Menggoda di Bawah Meja

“Nggak boleh lepas celana!” Semua karyawan menatapku dengan ekspresi bingung. “Pak, apa kita juga harus mencatat yang itu?” Aku tersenyum canggung dan berkata, “Nggak perlu. Catat saja yang penting.” Saat itu, aku mati-matian berusaha menarik kembali celanaku dari bawah meja. Dia mengerahkan seluruh kekuatannya, kedua payudaranya yang penuh menekan selangkanganku, menarik celanaku dengan keras.
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Crazy Woman

Crazy Woman

Dari sekian banyak meja yang ada, sulit sekali menemukan mereka yang tengah bermain blackjack. Duduk di kursi yang diambilkan oleh karyawan casino ketika melihat Ria mendekat. Permainan meja sedang berlangsung dan Ria menonton terlebih dahulu menunggu ronde selanjutnya. “Arrgghh,” geram seseorang karena kalah lagi. Sepertinya ia pantang menyerah karena bukannya pergi dan mengganti permainan lain, justru bertahan dan terus membeli koin untuk dapat mengalahkan lawan di hadapannya.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Mesum

Dinikahi Berondong Mesum

Langsung masuk taksi. "Let's go, Pak." Supir itu tertawa kecil. Mengacungkan jempolnya dan melajukan mobilnya. ------- "Meja nomor tujuh. Dekat tiang di tengah." Dara mengedarkan pandangannya mencari tempat yang dimaksud. Meja nomor tujuh, bagian tengah. Matanya menangkap Dita yang sedang tertawa-tawa pada pemuda yang memunggungi Dara. Yups. Itu Dirga.
9.278.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Meja poker khusus ditarik ke tengah aula. Lampu di atasnya diredupkan, menyisakan satu lingkar cahaya yang membuat meja itu tampak seperti altar pengorbanan. Kerumunan tak sadar telah membentuk lingkaran besar. Tidak ada lagi bisikan sembrono semua orang hanya menahan napas. Dealer khusus utusan Madam Liora telah duduk. Tangannya tenang, namun urat di punggung tangannya menegang.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Dia segera meletakkan gelasnya, lalu bangkit berdiri dan berjalan menuju meja judi. Meja permainan raksasa itu berbentuk persegi dan ditutupi alas hijau. Berbagai jenis cip ada di atasnya. Farrel meletakkan tangannya di atas meja judi, lalu menatap semua orang yang duduk di sofa. "Rekan-rekan sekalian, hari ini aku sendiri yang akan menjadi bandarnya." Kecuali Jihan, para anak orang kaya lainnya langsung mulai mengolok-olok Farrel.
9.5958.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.8K kali sebagai taruh di meja
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Its me Chika
Endingnya sebenernya bukan sad ending di Jihan dan Wina.. mereka meninggal krn memang umur mereka sdh tua (meski umur mereka gak sampai Lansia). Jihan meninggal krn penyakitnya dan wina meninggal krn depresi krn jihan meninggal.. mereka bahagia dg rumah tangganya meski gak smpe kakek nenek umurnya.
Baca Semua Ulasan
Bodyguard cantik kesayangan Presdir

Bodyguard cantik kesayangan Presdir

Lisa berkata dengan menepuk pundak Tiara. "Kaget Tiar kak," Tiara memegang dadanya. "Melamun aja sih," jawab Lisa. "Maaf kak Lisa ada apa ya?" tanya Tiara. "Itu ada pelanggan yang masuk dan mereka cariin kamu." Lisa memandang meja yang ada di bagian depan. "Yang mana?" Tanya Tiara. "Meja no 2," jawab Lisa.
1012.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Menikahi Pria Lumpuh

Menikahi Pria Lumpuh

tukas Bima yang sedetik kemudian ikut tertawa bersama mereka. Ia memulai kegiatannya, memasang uang 500 ribu di atas meja judi, dan mulai mengambil kartu bagiannya. “Karena lo aneh, Bima babi. Dapet kembang desa malah pengen kembang tahu kayak si Ayu,” cibir salah satu teman Bima di meja itu, tapi ia buru-buru membungkam mulutnya, takut kalau Bima tersinggung.
84.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai taruh di meja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status