Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pusaka Warisan Empu Herbal

Pusaka Warisan Empu Herbal

bisik Gatra, matanya terus melirik angka-angka hitung mundur yang berkedip merah di sudut pandang virtualnya. "Jangan bercanda, Gatra. Jantungku hampir copot dari rongga dadanya," balas Nararya, merapatkan tubuhnya ke tiang penyangga batu besar. "Hitung berapa detik lagi sebelum matahari benar-benar mati." "Tiga..." Gatra mulai menghitung pelan, tangan kanannya bersiap melemparkan kantong rempah pekat ke dalam gulungan kain berapi. "Dua..."
10372 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

salah satu tetua golongan hitam tertawa. “Hahaha, benar, bergabunglah bersama kami.” tetua lain ikut tertawa. Setelah mendengar itu, para tua bangka yang melawan Anantari memandangnya dengan penuh nafsu. Siapa yang tidak tergoda dengan gadis tercantik di alam Narapada itu, pesonanya semakin terpancar saat tubuh Anantari tersinari cahaya rembulan. Bibir bergelombang, pipi merona dan bentuk tubuh memukau membuat pria manapun yang memandangnya akan langsung meneteskan air liur.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Satu Atap

Satu Atap

Ternyata tetangga yang tadi di lift—orang yang sempat nangkep basah Rakha dengan test pack di tangannya—lagi berdiri nggak jauh, lengkap dengan tatapan jahil plus senyum penuh arti. Rakha langsung garuk-garuk tengkuk, kikuk banget. "Woi, apaan sih lo. Jangan sotoy." Tetangga itu malah makin nyengir lebar. "Lah? Gue bukannya sotoy, tapi emang keliatan jelas. Biasanya ketemu aja ribut mulu kayak Tom & Jerry, sekarang senyum-senyum kayak lagi syuting iklan pasta gigi. Ayo ngaku, ada apa nih?"
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

Aku tertawa lebar melihat tubuh tambun Bu Nurma masuk ke dala selokan dengan badan motornya sebagian. Menyadari jika tetangganya kesulitan, Ibu menepuk lenganku kasar. Mataku melotot membuatku seketika menghentikan tawa. Sari dan Dana keluar dari rumah, begitu pula Ayah dan beberapa tetangga yang lain.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Nanda dan Nismara duduk kembali di sofa yang tadi sudah dibereskan oleh office boy. "Pak Arjuna kena cakaran Mbak Tattiana lagi." Dalam beberapa hari ini Arjuna memang sering dicakar oleh Tattiana, bentuk dari luapan emosi perempuan itu yang menggila. Nismara mengambil kotak P3K. Ia mulai membersihkan luka itu sebelum membalutnya dengan perban. "Tante Tattiana mirip kucing garong ya, Pa?" Arjuna mengangguk. "Iya."
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
love81
kok AQ dukung Mila milih pisah ya, soalnya kshn dia trus dpt mslh, terakhir anaknya diculik dn gila bnget ancemanya, sbg ibu psti trauma lah, kali aja pisahnya sementara yeee kan thoor semangat thorrr...
Baca Semua Ulasan
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

tatapan Argan tepat menancap di kedua mata Nara. “Apa perlu aku jawab?” Nara mengernyitkan alisnya. Argan tersenyum, “Aku hanya ingin memastikan apa kamu benar-benar bahagia?” Nara mengangguk, “Aku bahagia banget, Mas.” Argan mendaratkan kecupan di kening Nara, begitu lembut dan dalam. Selanjutnya ia berbisik lirih, “Aku sayang kamu.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Putri yang Direndahkan

Pembalasan Putri yang Direndahkan

sahut Narayan antusias. Tatapan Narayan masih terus tertuju pada senyum manis Vitara yang tak sedikit pun luntur. Menambah debaran dalam dada Narayan semakin kencang. Pun dengan rasa hangat sekaligus nyaman saat bersama Vitara. “Perasaan ini … Perasaan aneh apa ini? Kenapa rasanya berbeda? Ini … nyaman,” batin Narayan terus sibuk dengan perasaan anehnya.
278 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Sang Primadona Rumah Bordil

Sang Primadona Rumah Bordil

tanya Vallen. Natasya meringis menepuk telapak tangan Gaza yang sedari tadi menggenggam tangannay untuk mencari ketenangan. “Empat minggu, doakan sehat terus ya.” Natasya mengangguk pada Vallen. “Ya Tuhan selamat Sya, kalau Naren tahu pasti sangat bahagia. Dia selalu bilang semoga kamu segera isi agar Shaka punya teman main. Papa sudah tahu juga? dan kamu enggak ada niatan kasih tahu aku?” Vallen pura-pura memasang wajah marahnya namun sarat senyuman.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

jawabnya dengan menebar senyum. “Tanggal berapa Attar?” tanya Kyai Ilyas. “Dua puluh itu ‘kan hari ulang tahun Nuha,” jawab Attar membalas senyum Nuha. Ehem .. Paman Attar mendehem keras. “Yo wis lah tanggal dua belas, biar cepat sah, cepat halal,” katanya tergelak. flashback off
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai tatapan nanar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status